Berita Sragen

Kisah Kiai Sholeh Tinggalkan Kemapanan Demi Mengajar Agama di Desa Terpencil Sragen

Perjuangan ulama belum usai setelah masyarakat memeluk Islam, mereka masih butuh bimbingan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Kiai Muhammad Sholeh, tokoh agama di Desa Ngargotirto Kecamatan Sumberlawang, Sragen 

TRIBUNJATENG. COM, SRAGEN - Perjuangan ulama belum selesai setelah masyarakat memeluk Islam.

Pemeluk Islam masih butuh bimbingan agar bisa menjalankan syariat dengan benar.

Masyarakat muslim membutuhkan sosok ulama atau kiai yang bisa membina keimanan mereka setiap waktu.

Karenanya wajar, banyak kiai hijra

Kiai Muhammad Sholeh, tokoh agama di Desa Ngargotirto Kecamatan Sumberlawang, Sragen.
Kiai Muhammad Sholeh, tokoh agama di Desa Ngargotirto Kecamatan Sumberlawang, Sragen. (Tribun Jateng/Khoirul muzaki)

h (pindah) dari tempat tinggalnya untuk menyiarkan agama Islam. Muhammad Sholeh salah satunya. Ia rela hijrah dari tempat tinggalnya di Kabupaten Magelang ke Sragen untuk mengajar agama.

Sebelum pindah ke Sragen, Sholeh adalah pemuka agama yang disegani di tempat asalnya, Magelang. Ia mengajar agama dan memimpin pengajian di lingkungan tempat tinggalnya. 

Di situ, ia bersama anak istrinya sudah memiliki kehidupan mapan. Lahannya di lereng gunung subur ditanami berbagai komoditas pertanian atau sayuran.

Tapi ia harus meninggalkan kemapanan itu demi misi keagamaan. Suatu ketika, seorang teman menghubunginya.

Ada komunitas masyarakat di Kecamatan Sumberlawang, Sragen yang butuh bimbingan agama.

Perilaku sebagian masyarakat di wilayah itu bahkan menyimpang dari ajaran Islam, semisal minum minuman keras dan judi.

Daerah itu butuh sosok kiai seperti Sholeh yang bisa membawa kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Yang membuat hatinya kian terketuk, permintaan itu disampaikan oleh warga atau preman yang ingin kembali ke jalan Tuhan (insaf).

Ia ingin mendatangkan ustaz agar bisa membimbingnya dan masyarakat di lingkungannya. 

“Dia ingin ada ustaz yang membimbing masyarakat di lingkungannya. Saya diminta, "katanya, Selasa (19/4/2022) 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved