Berita Kabupaten Tegal
Tim SKPT Kabupaten Tegal Sidak ke Lotte Mart, Temukan Beberapa Produk yang Kemasannya Rusak
Selain beberapa temuan yang sudah disebutkan sebelumnya, tim SKPT juga mendapati daging impor dari Brasil dan India yang MoU nya tidak ada
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan di Pasar Trayeman Slawi, Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Kabupaten Tegal melanjutkan kegiatan ke Lotte Mart, Kamis (21/4/2022), dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Adapun di Lotte Mart, tim SKPT tidak menemukan produk yang mengandung bahan berbahaya maupun sudah kedaluwarsa, tapi masih ditemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki lagi.
Menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Farmasi, Alat Kesehatan, Makanan dan Minuman Dinkes Kabupaten Tegal, M. Amin Maskur, secara umum memang mengalami perbaikan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Mengingat saat ini di Lotte Mart sudah mulai mengaktifasi atau menggunakan aplikasi Input Expired.
Sehingga barang-barang yang masuk sudah langsung terdata apa saja dan kapan batas kedaluwarsa nya.
"Meskipun kondisinya jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, tapi tetap ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Sesuai hasil temuan kami, masih terdapat produk yang kemasannya rusak seperti susu indomilk dan mie sedap. Sedangkan sisanya beberapa produk yang mendekati kedaluwarsa yaitu di bulan Mei dan Juli 2022. Sehingga saya berpesan untuk lebih diperhatikan dan diteliti kembali," jelas Amin, pada Tribunjateng.com, Kamis (21/4/2022).
Selain beberapa temuan yang sudah disebutkan sebelumnya, tim SKPT juga mendapati daging impor dari Brasil dan India yang MoU nya tidak ada.
Sehingga pihak Lotte Mart diminta untuk segera mengurus, termasuk sertifikasi halal yang belum ada di kemasan.
Hal ini bertujuan sebagai bukti kepada konsumen bahwa daging tersebut memang halal dan aman dikonsumsi.
"Untuk yang lain-lainnya menurut saya sudah baik, dan terima kasih juga kepada Lotte Mart karena sudah ada upaya perbaikan dari sebelumnya," tutur Amin.
Sementara itu, Store General Manager Lotte Mart Tegal, Firman Nugraha, menambahkan pihaknya menyambut dengan senang hati kedatangan tim SKPT supaya kedepannya bisa jauh lebih baik lagi.
Setelah sidak ini, karena masih ditemukan beberapa koreksi atau kekurangan, maka langkah selanjutnya yaitu memperbaiki apa yang perlu diperbaiki supaya lebih maksimal lagi terutama dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
"Tadi yang menjadi koreksi kami yaitu beberapa kemasan yang rusak dan produk mendekati expired (kedaluwarsa) bulan Mei dan Juli tahun 2022.
Selain itu, kami juga akan mengedukasi customer mengenai produk yang fresh seperti susu segar memiliki masa berlaku yang pendek sehingga harus langsung dikonsumsi dan edukasi lainnya," imbuh Firman. (dta)