Berita Kudus

ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Buparti Hartopo: Kalau Pusat Membolehkan Tidak Masalah

Bupati Kudus membolehkan kepada ASN mudik menggunakan kendaraan dinas asalkan ada aturannya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo membolehkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) mudik menggunakan kendaraan dinas. Asalkan ada aturan yang membolehkan dari pemerintah pusat.

"Kami sendiri acu pada aturan pusat. Selagi pusat membolehkan tidak ada masalah. Tapi risiko ditanggung sendiri," kata Hartopo, Jumat (22/4/2022).

Hartopo melanjutkan, di antara risiko yang harus ditanggung oleh ASN saat membawa mudik kendaraan dinas misalnya kerusakan pada bagian kendaraan atau terjadi insiden yang mengakibatkan kendaraan dinas rusak.

Ketika beberapa hal tersebut terjadi maka harus menjadi tanggung jawab oleh pengguna. Bukan malah perbaikannya diklaimkan menggunakan anggaran pemerintah.

"Ini (mudik) bukan perjalanan dinas, tapi perjalanan mudik. Ketika mobil itu dibawa dibolehkan, tapi ada risiko misal ban rusak atau insiden di jalan itu harus tanggung jawab sendiri jangan klaim ke pemerintah. Dia harus punya tanggung jawab inventaris yang dia bawa," kata dia.

Akan tetapi, lanjut Hartopo, ketika pemerintah pusat melarang penggunaan kendaraan dinas untuk mudik, maka pihaknya pun sama, juga melarang ASN di Pemkab Kudus untuk membawa mudik kendaraan dinas.

"Kalau dari pusat (kendaraan dinas) harus dikandangkan, ya kami kandangkan," kata dia.

Namun pada nyatanya Kemenpan-RB secara resmi melarang ASN untuk membawa mudik kendaraan dinas.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 13/2022 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil Negara Selama Periode Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved