Happy Ramadhan

Pemudik Mulai Memadati Pusat Oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang

Jelang Hari Raya Idulfitri pusat oleh-oleh Kota Semarang mulai dipadati masyarakat.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Sejumlah orang tengah berbelanja di salah satu gerai oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang, Senin (25/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang Hari Raya Idulfitri pusat oleh-oleh Kota Semarang mulai dipadati masyarakat.

Hal itu juga terlihat di pusat oleh-ole

Arus lalulintas di depan pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran Kota Semarang jelang Hari Raya Idulfitri, Senin (25/4/2022).
Arus lalulintas di depan pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran Kota Semarang jelang Hari Raya Idulfitri, Senin (25/4/2022). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

h yang ada di Jalan Pandanaran Kota Semarang.

Sejumlah kendaraan berpelat nomor luar daerah terlihat keluar lokasi parkir yang ada di sekitar pusat oleh-oleh tersebut.

Di beberapa gerai oleh-oleh, masyarakat berjubel membeli makanan khas dari Kota Lumpia.

Selain bandeng presto, dan lumpia, wingko babat juga diburu oleh masyarakat yang datang ke pusat oleh-oleh tersebut.

"Untuk sanak saudara di kampuslng halaman," kata Romli warga Magelang yang membeli buah tangan di pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran, Senin (25/4) siang.

Tak hanya satu bungkus, lelaki yang bekerja di Bekasi tersebut bahkan membawa empat bungkus makanan khas Semarang.

"Ini beli wingko babat, ada keluarga yang pesan. Jadi sampai Semarang sekalian mampir ke sini," jelasnya sembari sibuk membawa bungkusan makanan.

Tak hanya Romli, Dewi Kartika pemudik asal Sukoharjo juga menyempatkan diri mampir ke pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran.

Ia bersama keluarganya saat berkunjung ke salah satu gerai penjual bandeng presto di Jalan Pandanaran.

"Saya beli bandeng presto untuk keluarga di rumah, kan khasnya Kota Semarang bandeng presto," paparnya.

Dilanjutkannya, ia berangkat dari Jakarta Minggu (24/4) malam, dan sempat beristirahat di rest area jalan tol di wilayah Kendal.

"Sekalian saja mampir ke Semarang kan dekat juga dari jalan tol, aksesnya juga mudah, habis ini kami akan lanjutkan perjalanan," tuturnya.

Banyaknya pemudik yang mampir ke pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang, membuat juru parkir di sekitar Jalan Pandanaran kerepotan.

Pasalnya, lahan parkir di Jalan Pandanaran sangat terbatas, kondisi tersebut memaksa para juru parkir memutar otak, agar kendaraan yang parkir tak menyebabkan kemacetan.

"Kami arahkan ke lahan parkir yang ada, baik di basemen gedung yang ada di sekitar Jalan Pandanaran, hingga di ke Museum Mandala Bhakti," ujar satu di antara juru parkir yang mengaku bernam Slamet.

Ia mengaku, beberapa kendaraan dari milik pengunjung tak jarang berhenti di tepi Jalan Pandanaran.

"Kalau parkiran penuh kami juga tidak bisa apa-apa, namun yang kami tetap mengatur lalulintas supaya tidak timbul kemacetan panjang," tambahnya. (*)

Papan informasi parkir penuh dipasang di salah satu gerai oleh-oleh oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang, Senin (25/4/2022).
Papan informasi parkir penuh dipasang di salah satu gerai oleh-oleh oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang, Senin (25/4/2022). (Tribun Jateng/Budi Susanto)
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved