Happy Ramadhan

Ustaz Abdurrahman Ajak Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas I Semarang Untuk Tingkatkan Taqwa

Lapas Kelas I Semarang gelar tausiyah untuk ratusan warga binaan. Acara tersebut diisi langsung oleh Ustaz Abdurrahman.

Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Ustaz Abdurrahman saat mengisi acara tausiyah di Lapas Kelas I Semarang, Selasa (26/4). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lapas Kelas I Semarang gelar tausiyah untuk ratusan warga binaan. Acara tersebut diisi langsung oleh Ustaz Abdurrahman.

Secara khusyuk para warga binaan mengikuti acara di yang digelar di Masjid At Taubah di dalam Lapas.

Dalam acara, Ustaz Abdurrahman menyampaikan materi mengenai  besarnya pahala ibadah saat Ramadan.

Tak hanya itu, ia juga memberikan pemahaman terkait kegiatan yang mengurangi pahala puasa, serta hikmah dan kemuliaan menjadi narapidana di Lapas.

"Apa pun yang telah didapatkan hari ini dan kemarin wajib hukumnya disyukuri, jangan pernah menyesali situasi saat ini," katanya, Selasa (26/4).

Secara lembut Ustaz Abdurrahman menyampaikan hal tersebut, meski demikian para peserta fokus mendengar dan mengamati materi yang disampaikan.

"Menjalani hukuman di dalam Lapas harus bisa mengambil hikmahnya, dan wajib menjadi lebih baik lagi," jelasnya.

Beberapa warga binaan yang mengikuti acara tersebut juga mengangguk-angguk mendengar tausiyah dari Ustaz Abdurrahman.

Para warga binaan semakin diajak merenungi kesalahan oleh Ustaz Abdurrahman.

Ia bahkan mengatakan apabila Allah sayang pada hambanya maka ia akan dipahamkan akan agamanya.

"Jadi jangan berkecil hati meskipun status narapidana dan mungkin hina di mata orang, namun belum tentu hina di mata Allah SWT," jelas Ustaz Abdurrahman.

Ia juga mengajak para narapidana untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan.

"Masih diberikan nikmat dan diberikan waktu untuk menjalankan puasa di bulan Ramadan, itu sebuah kemuliaan," paparnya.

Sementara itu, Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji, berharap para narapidana terus meningkatkan iman dan taqwanya.

"Ini momentum tepat untuk bertaubat dan meningkatkan ketaqwaan, harapan kami narapidana tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama setelah selesai menjalani masa hukuman,” ujarnya.

Ditambahkannya, kegiatan tersebut bukan kegiatan pertama yang digelar di Lapas Kelas I Semarang. 

"Tausiyah ini menjadi agenda rutin yang khusus digelar saat Ramadan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved