Berita Pendidikan

Mahasiswa Stikes Telogorejo Semarang Ajak Warga Karangayu Optimalkan Posbindu

Mahasiswa Stikes Telogorejo Semarang melakukan praktik Stase Komunitas Profesi Ners di Kelurahan Karangayu Semarang, Selasa (26/4/2022).

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Mahasiswa Stikes Telogorejo Semarang melakukan praktik Stase Komunitas Profesi Ners di Kelurahan Karangayu Semarang, Selasa (26/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Stikes Telogorejo Semarang melakukan praktik Stase Komunitas Profesi Ners di Kelurahan Karangayu Semarang, Selasa (26/4/2022).

Kegiatan tersebut mengangkat tema "Mengoptimalisasikan Kembali Posbindu PTM di RW 6 kelurahan Karangayu", diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri atas dewasa dan lansia.

Wakil Ketua Putu Aditya mengatakan, kegiatan ini merupakan satu program di Stikes Telogorejo Semarang untuk meningkatkan kesehatan di wilayah yang dikelola.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Gorontalo, Ramadhan Hari ke-25, Rabu 27 April 2022

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Mamuju, Ramadhan Hari ke-25, Rabu 27 April 2022

Salah satunya yakni di kawasan Karangayu ini, mahasiswa Stikes Telogorejo Semarang mengajak warga untuk mengoptimalkan kembali Posbindu.

"Kami mengajak seluruh masyarakat terutama kader-kader untuk bersinergi bersama mahasiswa Stikes dalam mengoptimalkan kembali program yang sudah ada, baik dari kalangan balita, remaja, dewasa, ibu hamil, dan menyusui," kata Putu.

Kegiatan praktik di Karangayu ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan mulai dari edukasi.

Edukasi di antaranya dengan pemberian materi oleh dr Ningrum, dokter di Puskesmas Karangayu tentang penyakit tidak menular (PTM).

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dibuka layanan konsultasi dan pemeriksaan sebagai tindak lanjut materi yang diberikan.

Menurutnya, warga cukup antusias untuk berkonsultasi terutama terkait PTM.

Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap penyakit-penyakit tidak menular.

"Sebelum melaksanakan kegiatan, kami melakukan penyebaran kuesioner. Kami ambil data, ditemukan masalah prioritas dari agregat dewasa dn lansia yaitu dari penyakit tidak menular. Maka dari itu kami ingin nengoptimalkan
Posbindu-PTMnya.

Harapannya, Posbindu yang sudah ada terus berlangsung, kemudian kader-kader yang kami ajarkan bisa meneruskan setiap bulan rutin tidak berhenti sampai sini saja," terangnya.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Surabaya, Ramadhan Hari ke-25, Rabu 27 April 2022

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Palangkaraya, Ramadhan Hari ke-25, Rabu 27 April 2022

Adapun di sisi lain Putu menjelaskan, berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak tanggal 25 April 2022 sampai hari ini.

"Kegiatan kami dari hari pertama ada mengelola enam agregat atau enam kelompok dari balita, anak sekolah, remaja, dewasa, lansia, bumil, dan menyusui.

Hari ini kami fokus lansia dan dewasa," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved