Berita Nasional

Berikut Sistem Baru Menentukan Kuota Haji Indonesia, Tahun Ini Diberlakukan Pemerintah Arab Saudi

Penentuan kuota pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M ini bersifat mandatori atau given dari Kementerian Haji Arab Saudi.

Editor: deni setiawan
VOX
ILUSTRASI - Ibadah haji di Baitullah Mekkah. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sistem penentuan berapa banyak jamaah haji yang dapat diberangkatkan Pemerintah Indonesia, telah berubah mulai tahun ini.

Ada satu sistem berbentuk aplikasi yang digunakan secara langsung oleh Pemerintah Arab Saudi dalam menentukan kuota tersebut.

Sistem yang dimaksud itu adalah e-Haj Saudi.

Baca juga: Masih Persiapkan Berkas, 458 Orang Blora Miliki Kesempatan Haji Tahun Ini

Baca juga: BREAKING NEWS: Sudah Disepakati, Biaya Perjalanan Haji Tahun Ini Rp 39,8 Juta

Baca juga: Batas Usia Calon Jamaah Haji di Bawah 65 Tahun, Kemenag Karanganyar Masih Tunggu Jatah Kuota

Baca juga: Kuota Haji 2022 Telah Ditetapkan, Berikut Ini Rincian Jumlah Jemaah Per Daerah dan Biayanya

Penentuan kuota haji tahun ini dilakukan secara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief mengatakan, besaran kuota haji reguler dan khusus sudah ditentukan sejak awal oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dia mengatakan, penentuan kuota jemaah haji tersebut ditentukan melalui sistem e-Haj Saudi.

"Pemberian kuota haji tahun 1443 H/2022 M tidak dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya."

"Yaitu melalui penandatangan MoU antardua negara yang diwakilkan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dan Menteri Agama RI."

"Namun, kuota diberikan secara langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui e-Haj," kata Hilman seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (5/5/2022).

Hilma mengatakan, penentuan kuota pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M ini bersifat mandatori atau given dari Kementerian Haji Arab Saudi.

Sehingga, tidak ada ruang negosiasi dalam penentuan kuota.

Pasalnya, tidak ada pembahasan MoU antarmenteri sebagaimana penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

"Pembagian kuota haji reguler dan khusus dilakukan mengikuti alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi."

"Secara sistem, melalui e-Haj."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved