Breaking News:

Berita Semarang

Bank BTPN Catat Pertumbuhan Kredit 7,3 Persen Yoy Akhir Maret 2022

PT Bank BTPN Tbk laporkan total kredit yang diberikan Rp 142,37 triliun per 31 Maret 2022

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
PT Bank BTPN Tbk melaporkan total kredit yang diberikan Rp 142,37 triliun per 31 Maret 2022, tumbuh sebesar 7,3 persen year on year (Yoy) dari Rp 132,68 triliun per 31 Maret tahun lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Bank BTPN Tbk melaporkan total kredit yang diberikan sebesar Rp 142,37 triliun per 31 Maret 2022, tumbuh sebesar 7,3 persen year on year (Yoy) dari Rp 132,68 triliun per 31 Maret tahun lalu.

Plt Direktur Utama Bank BTPN, Kaoru Furuya mengatakan, pertumbuhan kredit Bank BTPN ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan kredit di industri perbankan yakni 6,65 persen yoy yang dilaporkan Bank Indonesia untuk periode yang sama.

“Bank BTPN berhasil membukukan kinerja yang baik dalam penyaluran kredit pada kuartal pertama tahun ini sejalan dengan strategi kami dan memanfaatkan momentum pertumbuhan yang optimis,” kata Kaoru dalam keterangan persnya, Minggu (8/5/2022).

“Kami berharap pemulihan ekonomi berjalan lebih cepat seiring dengan meredanya pandemi Covid-19,” tambahnya.

Disebutkan, akhir Maret 2022 lalu Bank BTPN mencatat peningkatan aset sebesar 10 persen Yoy menjadi Rp 192,40 triliun, dari Rp 174,72 triliun.

Pertumbuhan kredit Bank didukung oleh upaya untuk menjaga kualitas kredit.

Selain itu, ungkapnya, Bank juga memonitor kualitas portofolio kreditnya ditengah situasi eksternal yang sangat dinamis termasuk masih adanya dampak dari Covid-19.

Di bulan Maret tahun 2022 Bank membukukan penambahan biaya kredit, biaya kredit triwulan kesatu tahun 2022 meningkat dari Rp 164 miliar menjadi Rp 435 miliar (sebagian besar dari segmen korporasi), sehingga mempengaruhi laba bersih konsolidasi Bank BTPN setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 23 persen Yoy menjadi Rp 752 miliar dari Rp 971 miliar.

Rasio gross NPL per akhir Maret 2022 adalah sebesar 1,40 persen, sedikit lebih rendah dari rasio gross NPL yang dilaporkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 1,42 persen.

Bank Indonesia sendiri melaporkan rasio gross NPL pada akhir Februari sebesar 3,08 persen.

Terkait Dana Pihak Ketiga, Bank BTPN berhasil meningkatkan saldo dana pihak ketiga untuk mendukung pertumbuhan kredit bank.

Dana pihak ketiga tercatat bertumbuh 8 persen yoy menjadi Rp 106,73 triliun pada 31 Maret 2022, dibandingkan Rp98,93 triliun pada tahun sebelumnya.

Peningkatan Dana Pihak Ketiga tersebut terutama berasal dari saldo CASA yang tumbuh sebesar 21 persen yoy menjadi Rp 37,02 triliun dan saldo deposito yang tumbuh sebesar 2 persen Yoy menjadi Rp 69,71 triliun.

Rasio CASA meningkat menjadi 34,7 persen pada 31 Maret 2022, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 30,9 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved