Liputan Khusus

LIPSUS : Mudik Lebaran 2022 Dorong Ekonomi Jateng Tumbuh Lebih Tinggi, Wisatawan Borong Jajanan

Lebaran tahun 2022 ini membawa berkah bagi pertumbuhan ekonomi di Jateng terutama sektor pariwisata, kuliner, oleh-oleh, transportasi dan perhotelan

Tribun Jateng/Budi Susanto
Sejumlah orang tengah berbelanja di salah satu gerai oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang, Senin (25/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Lebaran tahun 2022 ini membawa berkah bagi pertumbuhan ekonomi di Jateng terutama sektor pariwisata, kuliner, oleh-oleh, transportasi dan perhotelan. Terdapat jutaan pemudik berdatangan ke Jawa Tengah.

Disporapar Jateng mencatat sudah ada 2.243.084 wisatawan lokal masuk Jawa Tengah, periode libur Lebaran 2022 ini.

Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi melalui Tanti Apriani, Kasi Pengembangan Pasar Disporapar menyampaikan, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk Jateng sudah mencapai 953 orang.

"Angka sementara yang kami peroleh berdasarkan daerah tujuan wisata, Kota Semarang masih tertinggi, yakni 259.927 orang.

Sedangkan Kabupaten Banyumas mendapat kunjungan wisatawan sebanyak 199.630 orang.

Wilayah tujuan wisata terbanyak berikutnya Kabupaten Magelang, mencapai 180.832 orang," kata Tanti Apriani.

Selama masa libur lebaran 2022, kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Tengah terjadi pada tanggal 4 Mei 2022 atau H+2 lebaran.

Angkanya bisa mencapai 580.159 wisatawan. Sedangkan pada tanggal 5 Mei 2022, wisatawan mulai berangsur menurun menjadi 579.705 orang.

"Tren wisatawan lebaran tahun ini didominasi wisata alam terbuka dan buatan. Sebab, kunjungan wisatawan rata-rata rombongan atau keluarga," jelasnya.

Sedangkan untuk perputaran transaksi di tempat wisata yang ada di Jawa Tengah, Disporapar Jateng masih butuh survei yang lebih lengkap.

Namun, bisa diperkirakan setiap wisatawan akan mengeluarkan uang sebesar Rp 750 ribu untuk transaksi di setiap tempat wisata.

"Pengeluaran wisatawan dalam setiap tempat wisata kami perkirakan mencapai Rp 750 ribu per orang. Itu digunakan untuk akomodasi, makan dan minum, transport lokal, souvenir atau oleh-oleh, pembelian tiket, jasa pariwisata, lainnya," tutupnya.

Penjualan Lumpia Melonjak

Kota Semarang dikenal sebagai pusat lumpia. Terdapat beberapa toko atau produsen lumpia yang kebanjiran order selama libur Lebaran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved