Tribun Topik

Kepala KPwBI Jateng Rahmat Dwisaputra: Bank Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Digitalisasi

Tribun Topik kali ini menghadirkan KPwBI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Net
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tribun Topik kali ini menghadirkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra.

Pada kesempatan ini, Rahmat membahas kesiapan BI Jateng menyambut Hari Raya Idul Fitri 2022.

Dalam hal ini terkait penyediaan uang tunai di samping juga perkembangan penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Jawa Tengah.

Perbincangan dan tanya jawab dalam Tribun Topik dipandu oleh host Tribun Jateng, Elyn di studio Tribun Jateng.

Video Tribun Topik telah tayang di media sosial Tribun Jateng, dan kali ini disajikan kepada pembaca koran cetak Tribun Jateng, yang ditranskrip oleh wartawan Idayatul Rohmah. Berikut petikan wawancaranya.

Elyn: Menjelang hari raya ini, peredaran uang di Jawa Tengah seperti apa sih Pak?

Rahmat: Terima kasih Mbak Elyn dan Tribunners. Tentunya yang dua tahun terakhir di mana kita pandemi covid, pasti akan ada penambahan uang beredar. Kami proyeksikan tahun ini penambahannya 11 persen. Apalagi pemerintah sudah memperbolehkan mudik lebaran ini.

Kalau secara nominal, untuk daerah wilayah BI Semarang Jawa Tengah atau semarang sekitarnya, kami siapkan sekitar Rp 6,4 triliun. Tapi kalau seluruh Jawa Tengah total Rp 22,78 triliun.

Elyn: Cukup besar juga ya, Pak? Bisa dibilang ada peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang pandemi agak lesu?

Rahmat: Benar.

Elyn: Lalu bagaimana kesiapan BI untuk pembayaran nontunai? Sekarang kan sudah banyak orang menggunakan nontunai ya Pak?

Rahmat: Jadi memang sejak pandemi Covid-19 tahun 2020, Bank Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan digitalisasi, terutama digitalisasi pembayaran. QRIS adalah salah satunya.

Tentunya, pengguna QRIS terus ada peningkatan, baik dari merchant maupun dari si penggunanya.

Kalau merchant, 14 April tahun ini kita ada sekitar 1.352.678 merchant QRIS yang ada di Jawa Tengah. Nah tentunya, merchant sudah banyak. Ada di pasar-pasar, mall, cafe, restauran, maka frekuensi penggunaannya akan terus meningkat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved