Stikes Telogorejo Semarang
Simpan Obat di Rumah? Ini Tips Menyimpan Obat yang Tepat
82 persen rumah tangga menyimpan obat, dengan jenis obat terbanyak analgesik-antipiretik dan anti-inflamasi nonsteroid.
Oleh Apt Ummi Kalsum MFarm, Dosen STIKES Telogorejo Semarang
SETIAP rumah pasti memiliki obat yang disimpan secara mandiri. Suatu penelitian terhadap 250 responden rumah tangga dewasa dari tiga kecamatan di Jakarta Utara menyimpulkan bahwa 82 persen rumah tangga menyimpan obat, dengan jenis obat terbanyak analgesik-antipiretik dan anti-inflamasi nonsteroid. Obat yang disimpan adalah obat etikal. Sebagian besar obat tersebut diperoleh dari apotek, dibeli tanpa resep dokter dan sengaja disimpan untuk persediaan jika sakit serta merupakan obat sisa resep.
Obat yang sudah sampai ke tangan seseorang merupakan tanggung jawab orang tersebut dalam penggunaan hingga penyimpanannya. Adanya penyimpanan obat dirumah ini menggambarkan perlu adanya infomasi terkait penyimpanan obat yang tepat dirumah. Sehingga pasien-pasien berhak mengetahui cara penggunaan dan penyimpanan obat yang tepat.
Setiap obat memiliki sifat yang berbeda-beda sehingga mempengaruhi kestabilan yang harus dipertahankan agar obat tersebut efektif, aman, dan berkhasiat bila dikonsumsi. Penyimpanan yang tepat merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kestabilan obat tersebut jika sudah di tangan pasien. Setiap orang harus mengetahui bahwa jika penyimpanan obat yang tidak tepat dapat mempengaruhi kualitas obat tersebut, dari efek yang didapat tidak optimal hingga keracunan obat.
Nah apakah penyimpanan obat Anda di rumah sudah tepat? Berikut tips penyimpanan obat yang tepat di rumah:
Tips 1. Simpan semua obat di tempat yang sejuk dan kering, serta terlindung dari panas dan cahaya. Gunakan kotak penyimpanan kemudian diletakkan di rak atau lemari
Tips 2. Simpan kapsul dan tablet diwadah tertutup rapat. Simpan suspensi oral dan obat drop anak-anak di kulkas (tapi jangan dibekukan di freezer)
Tips 3. Simpan obat yang serupa bersama-sama (misalnya obat yang memiliki efek yang sama seperti penghilang rasa sakit, antidiare dan lain-lain)
Tips 4. Simpan obat jauh dari jangkauan anak-anak seperti di atas atau di dalam lemari agar tidak terlihat oleh anak-anak
Tips 5. Singkirkan obat-obat lama. Buang semua sediaan obat yang sudah usang kemasannya. Lakukan pengecekan terhadap tanggal kadaluarsa secara berkala
Tips 6. Jangan tinggalkan obat di meja samping tempat tidur dan tempat terbuka lainnya
Tips 7. Tidak menyimpan terlalu banyak obat
Tips 8. Tidak menyimpan obat yang tidak berlabel
Tips 9. Gunakan obat sesuai anjuran dokter
Tips 10. Tanya Apoteker cara penyimpanan obat Anda
Semoga bermanfaat!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penyimpanan-Obat_1.jpg)