Berita Amerika

BAK FILM ACTION : Terpidana Hukuman Seumur Hidup Kabur Seusai Tikam Pengemudi Bus Penjara

Bak film action seorang narapidana pembunuhan yang menjalani hukuman penjara seumur hidup tiba-tiba menyerang petugas penjaga

FOX NEWS
Ilustrasi borgol 

TRIBUNJATENG.COM, TEXAS -- Bak film action seorang narapidana pembunuhan yang menjalani hukuman penjara seumur hidup tiba-tiba menyerang petugas penjaga.

Dengan pisau entah darimana dia menikam seorang sopir bus transportasi penjara dan berhasil melarikan diri Kamis.

Hingga kini perburuan untuk terpidana masih berlangsung dan lebih dari sehari kemudian.

Pelarian itu terjadi ketika petugas mengirim Gonzalo Lopez, 46 tahun, dan narapidana lainnya melalui daerah pedesaan antara Houston dan Dallas sekitar pukul 13.20 waktu setempat.

“Lopez entah bagaimana terlepas dari borgolnya, menggunakan benda tajam untuk menikam pengemudi di tangan, dan menerjang pistol petugas yang terluka,” kata Robert Hurst dari departemen peradilan pidana Texas sebagaimana dilansir Guardian pada Jumat (13/5/2022).

Pengemudi itu menghalangi Lopez untuk mengambil pistol, tetapi tidak dapat menghentikannya untuk melompat keluar dari bus, kata Hurst.

Penjaga kedua di dalam bus menembakkan pistol ke Lopez, tetapi tidak jelas apakah ada peluru yang mengenai tahanan itu.

Terpidana terakhir terlihat melarikan diri melintasi padang rumput di dekatnya.

Lima belas tahanan lain di dalam bus tidak berusaha kabur, Hurst menambahkan.

Hurst juga mengatakan penikaman penjaga yang terluka tidak dianggap mengancam jiwa. Lopez tetap buron pada Jumat sore (15/5/2022), lebih dari sehari kemudian.

Pihak berwenang secara terbuka menawarkan 15.000 dollar AS (Rp 219 juta), untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Lebih dari 300 petugas penegak hukum dari badan-badan lokal, negara bagian dan federal menjelajahi daerah sekitar komunitas Centerville untuk mencari tanda-tanda Lopez.

Penyelidik menduga dia bersembunyi di salah satu dasar sungai atau semak belukar di wilayah yang kering dan panas, menurut untuk Hurst.

Awak pesawat dikerahkan untuk membantu upaya pencarian. Lopez dihukum untuk menjalani sisa hidupnya di penjara, setelah dia menembak seorang wakil kantor sheriff pada 2004.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved