Menparekraf: Desa Wisata Makin Diminati

kunjungan ke desa wisata meningkat seiring dengan pola perjalanan atau travel pattern yang menjadi pilihan destinasi wisata oleh para pemudik.

Editor: Vito
Tribunjateng.com/Hanes Walda.
Sandiaga Uno saat mengunjungi Kota Salatiga, Senin (16/5/2022). 

TRIBUNJATENG.CO, SRAGEN - Tingkat kunjungan wisatawan ke desa wisata mengalami peningkatan selama libur Lebaran 2022. Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Menurut dia, kunjungan ke desa wisata meningkat seiring dengan pola perjalanan atau travel pattern yang menjadi pilihan destinasi wisata oleh para pemudik.

"Ternyata masyarakat pemudik ini menjatuhkan pilihan pada desa-desa wisata yang ada dalam jalur sekitar mudik,” ujarnya, saat Weekly Press Briefing (WPB) di Sragen, Selasa (17/5).

Berdasarkan laporan yang diperoleh dari pengelola desa wisata, Sandiaga menuturkan, terjadi kenaikan okupansi homestay desa wisata di sekitar Borobudur, Magelang sebesar 100 persen.

Kemudian, peningkatan jumlah wisatawan 5.000 orang di desa wisata Tegalmulyo di Kabupaten Klaten Jateng. Jumlah wisatawan 100 orang di desa wisata Kerapu di Kabupaten Situbondo Jatim, lalu 400 orang di desa wisata Kalibiru di Kabupaten Kulonprogo Jateng.

Selain itu ada peningkatan jumlah paket wisata dengan jumlah wisatawan sebanyak 1.357 orang di desa wisata Pentingsari di Kabupaten Sleman.

Sebanyak 1.700 wisatawan ke desa wisata Cikakak di Kabupaten Banyumas Jateng, dan 6.320 wisatawan ke desa wisata Pentagen di Kabupaten Kerinci, Jambi.

"Kami sedang menunggu laporan dari desa wisata Sangiran dari Kabupaten Sragen dan desa wisata Sumberwuluh dari Kabupaten Karanganyar," tutur Sandiaga.

Namun, ia mengingatkan para pengelola desa wisata tetap patuh terhadap protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, juga sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability agar diusahakan, dan sertifikasi desa wisata berkelanjutan diupayakan.

"Biasanya jika banyak pengunjungnya, sampahnya juga banyak, karena itu harus dikelola dengan lebih baik,” paparnya. (Tribunnews/Dennis Destryawan)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved