UMKM

UMKM di Sragen Tembus Penjualan Rp 24 Juta usai Ikuti Pelatihan Digital Marketing Bersama BHMTC

Sejumlah UMKM dari Sragen ikuti pelatihan digital marketing di Hotel Indah Palace.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Dok. BHMTC
Sejumlah UMKM dari Kabupaten Sragen ikuti pelatihan digital marketing di Hotel Indah Palace Tawangmangu pada 11-13 Mei 2022. 

TRIBUNJATENG.COM - Sejumlah UMKM dari Kabupaten Sragen ikuti pelatihan digital marketing di Hotel Indah Palace Tawangmangu.

Pelatihan yang digagas oleh Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen ini digelar pada 11-13 Mei 2022.

Dalam pelatihan ini, para peserta dipandu dan dibimbing langsung oleh Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC).

Dimana BHMTC menjadi salah satu lembaga yang telah berkontribusi besar untuk pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Indonesia melalui program inkubasi secara nasional maupun secara lokal. 

Total ada 25 orang pelaku usaha dari Sragen.  

“Ini merupakan pengalaman pertama kali bagi Dinas untuk mengundang BHMTC yang sudah dikenal secara luas selama lebih dari 15 tahun dalam membentuk dan membina UMKM khususnya di Jawa Tengah beberapa tahun terakhir” ucap  Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen, Cosmas Edwi Yunanto. 

“Adapun tujuan dari kegiatan ini selain memberikan sebuah paradigma baru bagi para pelaku usaha, juga diharapkan para peserta dapat memanfaatkan kehadiran dunia digital untuk membantu proses kegiatan pemasaran dan membantu terjadi peningkatan penjualan” lanjut Cosmas.

Kegiatan yang langsung dihadiri oleh Bio Hadikesuma, selaku Direktur BHMTC Indonesia yang juga merupakan konsultan inkubasi bisnis di beberapa kementerian dan lembaga setingkat mendapatkan sambutan dan antusiasme dari para peserta

“Kami tidak menyangka akan ketemu beliau di sini” kata salah seorang peserta.

Dalam Pelatihan Digital Marketing yang dihadiri oleh 2 mentor terbaik BHMTC ini, peserta diberikan beberapa tips praktis terkait pemanfaatan dunia digital untuk menunjang pertumbuhan usaha dari setiap peserta. 

Seperti teknik membuat konten foto dan video yang menarik, teknik copywriting, teknik berkomunikasi kepada konsumen serta menentukan kanal yang tepat sesuai kebutuhan target pasar dari para pelaku usaha.

Berbagai trik diberikan secara langsung oleh mentor untuk langsung dipraktekkan peserta. 

Di akhir sesi kegiatan, peserta kesempatan untuk mempraktekkan apa yang sudah diberikan dengan mengirimkan sebuah pesan khusus menggunakan gawai (perangkat handphone). 

Lukito, salah satu staff dari Dinas terkejut ketika kurang dari 30 menit sejak para peserta melakukan praktek, terjadi respon positif dari setiap pesan yang masuk dan berhasil meningkatkan penjualan dari 72 % peserta dengan total penjualan sebesar 24 juta. 

“Ini pengalaman pertama saya melihat langsung hasil praktek setiap peserta dan hasilnya sungguh di luar perkiraan. Tidak salah kami menghadirkan tim BHMTC Indonesia, semoga setelah ini Pemerintah Kab Sragen bisa bekerjasama yang lebih untuk pengembangan UMKM ke depan” kata Lukito.

“Pada dasarnya, pemasaran dan penjualan adalah dua hal berbeda. Kita ini banyak yang latah. Melalui kegiatan ini, kami sebagai mentor dan pelaku bisnis ingin memastikan kepada teman-teman peserta tentang perbedaan tersebut” kata Bio Hadikesuma.

“Tentunya ilmu yang seperti ini tidak akan berhasil jika yang mengajarkan bukan pelaku usaha langsung,” tambahnya.

Menutup Pelatihan Digital Marketing, Bio Hadikesuma memberikan free pendampingan bersama BHMTC Indonesia kepada seluruh peserta yang telah berhasil mendapatkan hasil penjualan dari praktek tersebut senilai 270 juta selama 3 bulan.

“Menghadirkan BHMTC Indonesia dan mendapatkan hasil yang luar biasa ditambah dengan adanya free pendampingan ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan diluar dugaan kami semua” kata Asih, Tenaga Pendamping UMKM Kabupaten Sragen. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved