Berita Semarang

Isi Tribun Forum, Menteri Sandiaga Tekankan Pentingnya Digitalisasi

Menpar dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengawali acara Tribun Forum.

Penulis: hermawan Endra | Editor: sujarwo
Screenshot
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengawali acara Tribun Forum, Rabu (18/5). Acara ini mengusung tema "Kota Semarang Pusat Pertumbuhan Ekonomi Jateng." 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Makan babat gongso enak dengan nasi. Lanjut icip-icip es puter yang menyegarkan. Mari senantiasa tingkatkan kolaborasi bersama Mas hendi, solusi inovatif untuk parekraf kita."

Demikian pantun yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno  mengawali acara Tribun Forum, Rabu (18/5).

Dalam acara yang mengusung tema "Kota

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno  mengawali acara Tribun Forum, Rabu (18/5). Acara  ini mengusung tema
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengawali acara Tribun Forum, Rabu (18/5). Acara ini mengusung tema "Kota Semarang Pusat Pertumbuhan Ekonomi Jateng." (Screenshot)

Semarang Pusat Pertumbuhan Ekonomi Jateng" tersebut, Mas Menteri menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif menjadi kekuatan ekonomi baru di Indonesia.

Ekonomi kreatif ini menggantikan ekonomi ekstraktif dengan sumbangsih PDB sebesar Rp 1.135  triliun dan menghidupi 21 juta tenaga kerja serta berkontribusi pada ekspor besar yang sekarang menyentuh angka 21,3 miliar US dolar dengan nilai tambahnya Rp 1240 triliun.

Sedangkan kota Semarang sekarang sudah menjadi ikon dari pariwisata dan ekonomi kreatif, bukan hanya di Jawa Tengah tapi juga di Indonesia.

"Kota Semarang juga menjadi favorit untuk kunjungan dari wisatawan mancanegara misalnya baru saja menerima delegasi dari Australia mereka akan pergi ke Semarang sore ini menggunakan kereta api. Baru saja Perdana Menteri yang akan datang dari Singapura, Laurens hadir di kantor saya akan menuju Semarang, " ujarnya.

Hal tersebut menurut Sandiaga Salahuddin Uno menunjukkan bahwa Semarang menjadi magnet dari kunjungan para pemimpin-pemimpin business leaders, akademik leaders, maupun government leaders.

Ia menambahkan, Indonesia sekarang berada di peringkat ketiga dunia sebagai negara dengan perekonomian kreatif terbesar menyumbang kontribusi terhadap PDB.

Amerika Serikat beras di urutan pertama dengan hollywood industri yang sangat maju. Kemudian disusul Korea Selatan pada peringkat kedua dengan industri k-pop dan drama Korea. Sedangkan Indonesia sekarang berada di posisi tiga besar dunia melalui sub sektor kuliner, kriya dan fashion

"Sektor kuliner, kriya dan fashion menjadi yang tertinggi atau unggulanan dari ekonomi kreatif. Total sudah mencapai 75 % kontribusinya, " ungkapnya.

Jika berkunjung ke Kota Tua Semarang, masyarakat melihat keunggulan dari produk produk ekonomi kreatif seperti kuliner, kriya, dan fashion yang merajai. Ia masih ingat saat membuka acara pameran di Kota Tua Semarang sektor kuliner, kriya dan fashion menjadi daya tarik utama masyarakat selain mengambil gambar atau instagramable.

"Saya bilang ke pada saat itu wisatawan Jangan hanya menjadi Rohali Apa itu Rohali rombongan hanya lihat-lihat di kota tua Semarang. Tapi harus menjadi Rojali, apa itu Rojali? rombongan yang jadi beli produk kuliner, kriya dan fashion di kota tua Semarang jadi ada nilai tambah ekonomi untuk kota Semarang," imbuhnya.

Pihaknya melihat nilai ekonomi digital indonesia, yang sudah menjadi tertinggi di kawasan Asia di tahun 2021 mengalami kenaikan 49 % menyentuh angka 77 miliar us dolar. Pada tahun 2025 nanti diprediksi angkanya akan naik dua kali lipat menjadi 142 miliar us dollar.

Menurutnya, Kota Semarang sekarang berhasil mengangkat laju pertumbuhan ekonomi yang semula di 2020 melambat 1,85 % kemudian pada 2021 tumbuh positif 5,16 %.

"Alhamdulillah dan kota Semarang mampu menopang ekonomi nasional dengan menciptakan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved