Berita Nasional

UAS Ditolak Masuk Singapura, Fadli Zon: Ini Penghinaan

Ulama kondang Ustaz Abdul Somad dideportasi dari Singapura. Pria yang kerap disapa UAS itu ditolak masuk saat baru tiba di Negeri Jiran itu bersama ke

Editor: m nur huda
Surya
Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ulama kondang Ustaz Abdul Somad dideportasi dari Singapura. Pria yang kerap disapa UAS itu ditolak masuk saat baru tiba di Negeri Jiran itu bersama keluarganya untuk berlibur.

UAS mengungkapkan kejadian itu lewat unggahan foto dirinya di sosial media. Dalam postingannya itu UAS tampak berada dalam ruangan sebelum dipulangkan kembali ke Indonesia.

"UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulis UAS dalam unggahannya itu.

Pendakwah kondang itu mengaku pergi ke Singapura bersama keluarga dan sahabat dalam rangka liburan. UAS tiba di Singapura pada Senin (16/5) siang. Saat tiba di pelabuhan dan melewati proses pemeriksaan, istri, anak serta sahabatnya diizinkan masuk. Namun seorang petugas menarik dirinya. Padahal, menurutnya, seluruh berkas mereka untuk masuk ke negara itu sudah lengkap.

"Jadi begitu saya mau keluar, ada pegawainya yang bawa tas saya, saya disuruh duduk di pinggir jalan dekat Imigrasi. Tas ini sebetulnya tas ustazah, isinya keperluan bayi. Jadi maksud saya mau kasih tas ini kepada ustazah yang udah lepas di sana," kata UAS.

"Dia (petugas) tak kasih tas ini, tak boleh lewat ke sana. Padahal orang ada di situ. Jadi luar biasa juga orang Singapura ni. Tas pun tak dikasihnya, untuk bayi pun tak dikasih," ujarnya.

Petugas itu pun bertanya kepadanya soal kunjungan ini. UAS mengaku datang bersama keluarga dan sahabat dalam rangka liburan.

Namun petugas itu justru menjemput rombongan UAS yang awalnya telah diizinkan masuk.

Mereka dibawa ke dalam ruang pemeriksaan Imigrasi. UAS mengaku petugas memisahkan ruang antara dirinya dengan rombongan.

"Saya dimasukkan ke dalam ruangan, lebar semeter, panjang dua meter, pas macam liang lahat. Satu jam saya di situ," katanya.

Sejam di ruangan itu, UAS kemudian dipindahkan dan bergabung dengan rombongannya. Mereka ditahan beberapa jam sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

"Setengah lima sore, kapal terakhir baru dipulangkan. Memang lah orang ini luar biasa," ujarnya.

Reaksi Fadli Zon

Peristiwa pemulangan UAS dari Singapura itu kontan menuai beragam reaksi di Tanah Air.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved