Berita Nasional

Penumpang Kereta Api Wajib Pakai Masker Selama Perjalanan dan saat Berada di Stasiun

Kebijakan pemakaian masker masih berlaku selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. 

PT KAI DAOP V PURWOKERTO
Ilustrasi - Suasana penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto, Senin (18/4/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyeru masyarakat untuk tetap menggunakan masker di area tertutup dan trasportasi publik. 

Terkait syarat menggunakan masker pada moda transportasi publik, khususnya di PT KAI Daop 6 Yogyakarta, penumpang kereta api tetap diwajibkan menggunakan masker

Berdasarkan siaran pers yang dirilis PT KAI Daop 6 Yogyakarta, kebijakan pemakaian masker masih berlaku selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. 

Baca juga: Aturan Lepas Masker Tuai Kontroversi, Epidemiolog: Sekarang Terlalu Cepat 


PT KAI Daop 6 Yogyakarta pun, memberikan fasilitas untuk penumpang kereta api (KA). 

"Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan KA Jarak Jauh yang berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma," Kata Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta , Supriyanto. 

Sebab, katanya, penggunaan masker yang disarankan olehnya yakni masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu. 

Tidak hanya itu saja, bagi penumpang KA harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan. 

Pihaknya pun mengimbau kepada para penumpang KA, untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. 

Lebih lanjut, katanya, untuk dapat naik kereta api, penumpang harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Penumpang Kereta Api Wajib Gunakan Masker Selama Perjalanan

Baca juga: Tak Semua Tempat dan Aktivitas Bisa Lepas Masker, Ini Penjelasan Resmi Wali Kota Semarang

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved