Liga Europa

Rekor Sejarah Sepak Bola Dunia, Tercipta Melalui Liga Europa, Pemain Berposisi Bek Jadi Top Scorer

Kemenangan Frankfurt tak lepas dari kesuksesan kiper Kevin Trapp yang menepis tendangan Aaron Ramsey pada percobaan keempat.

Editor: deni setiawan
AFP/JORGE GUERRERO
Bek kanan Rangers, James Tavernier. 

TRIBUNJATENG.COM, SPANYOL - Sejarah tercipta seusai pagelaran final Liga Europa antara Rangers dan Eintracht Frankfurt pada Kamis (19/5/2022) dini hari.

Partai pamungkas Liga Europa tersebut dimenangkan oleh Eintracht Frankfurt lewat babak adu penalti setelah laga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, tersebut berakhir imbang 1-1.

Joe Aribo membawa Rangers unggul lebih dulu pada menit ke-56, sebelum Rafael Santos Borre Maury mencetak gol balasan (67').

Baca juga: Juara Liga Europa, Eintracht Frankfurt Kini Dapat Tempat di Liga Champions Setelah 62 Tahun

Baca juga: Real Madrid Menuju Final Liga Champions, Carlo Ancelotti Berharap Karim Benzema Jadi Pahlawan

Baca juga: Tottenham Hotspur Lolos Liga Champions, Antonio Conte Dapat Bonus Besar

Baca juga: Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa Setelah Kalahkan Rangers dengan Adu Penalti

Pada babak adu penalti, Frankfurt keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4 atas Rangers.

Kemenangan Frankfurt tak lepas dari kesuksesan kiper Kevin Trapp yang menepis tendangan Aaron Ramsey pada percobaan keempat.

Kendati kalah, suatu pencapaian unik didapat oleh kapten Rangers, James Tavernier.

Bek kanan tersebut menjadi top skor Liga Europa dengan torehan 7 gol dari 14 pertandingan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.

Empat dari tujuh golnya di Liga Europa musim ini datang lewat titik putih.

Bek berusia 30 tahun tersebut mengungguli pencapaian Karl Toko Ekambi (Lyon) dan Galena (Braga, kemudian Porto).

Ia menjadi bek pertama yang memenangkan trofi Golden Boot alias top skor di ajang Liga Champions atau Liga Europa.

Tavernier juga menjadi pemain asal Inggris pertama yang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Europa.

Lebih luar biasa, Tavernier mencetak keseluruhan golnya di babak knockout dengan sang pemain buntu sama sekali di fase grup.

Tavernier mencetak tiga gol dalam dua leg knockout pertama kontra Borussia Dortmund, satu gol kontra Red Star pada babak 16 besar, dua gol pada leg kedua perempat final kontra Braga, dan satu gol pada semifinal leg pertama lawan Leipzig.

Sang pemain memang tak bisa mencetak gol kontra Frankfurt di final tetapi ia berkontribusi dengan maju sebagai penendang pertama pada babak adu penalti.

Hanya bomber Real Madrid, Karim Benzema, yang telah mencetak lebih banyak gol di babak knockout kompetisi antarklub Eropa dengan 10 gol musim ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah Unik Tercipta, Seorang Bek Jadi Top Skor Liga Europa"

Baca juga: Inilah Dua Aktor Penting Kebangkitan AC Milan, Masa Bakti Maldini dan Massara Bakal Diperpanjang

Baca juga: Pengakuan Marc Marquez Ikuti Balapan MotoGP Musim Ini: Kami Sedang Alami Kebuntuan

Baca juga: Wisata Religi Kota Semarang Mulai Digarap, Seluruh Makam Ulama Bakal Terkoneksi

Baca juga: Manchester United Berpikir Ulang Datangkan Frenkie de Jong, Harga Transfer Barcelona Tak Masuk Akal

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved