Berita Blora

Mengharukan, Ini Kisah Perjuangan 2 Wisudawati Terbaik IAIN Kudus Asal Blora Anak Seorang Petani

Mengharukan, ini kisah perjuangan 2 mahasiswa asal Blora yang sama-sama anak petani.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Dua wisudawati terbaik IAIN Kudus asal Blora Endang Susanti (pendek) dan Siti Rohwati (tinggi) saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Blora. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Mengharukan, ini kisah perjuangan dua mahasiswa asal Blora yang sama-sama anak seorang

Bupati Blora Arief Rohman saat mengundang dua wisudawati terbaik IAIN Kudus asal Blora Endang Susanti dan Siti Rohwati ke Rumah Dinas Bupati Blora.
Bupati Blora Arief Rohman saat mengundang dua wisudawati terbaik IAIN Kudus asal Blora Endang Susanti dan Siti Rohwati ke Rumah Dinas Bupati Blora. (TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)

petani yang berhasil menyabet gelar wisudawati terbaik di IAIN Kudus. 

Mereka mahasiswa yang berasal dari pelosok Desa di Kabupaten Blora yakni Endang Susanti, gadis asal Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, merupakan wisudawati terbaik dari program studi (Progdi) Pemikiran Politik Islam (PPI) IAIN Kudus.

Sedangkan Siti Rohwati, asal Desa Kepoh Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, merupakan wisudawati terbaik dari program studi Pengembang Masyarakat Islam (PMI) IAIN Kudus. 

Dalam prestasinya, Endang Susanti meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89, sedangkan Siti Rohwati mendapat indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,83.

Endang Susanti mengungkapkan tak menyangka namanya dipanggil sebagai wisudawan terbaik dalam wisuda periode ke-31 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus pada Sabtu (14/5/2022) kemarin. 

Lantaran berhasil memperoleh predikat cumlaude dalam Program Studi Pemikiran Politik Islam dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89.

Dengan keterbatasan ekonomi yang dialami, semangat kerja keras Santi berhasil membahagiakan kedua orangtuanya. Sambutan haru mewarnai setiap langkah Endang Susanti.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa membahagiakan orang tua, meski dari anak petani, tidak menyurutkan niat untuk memberikan yang terbaik kepada keluarga, saya juga tidak menyangka bisa diundang pak bupati ke Rumah Dinas Bupati, ini tentu suatu kehormatan bagi kami berdua,” ucapnya di Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (19/5/2022). 

Perjuangan untuk sampai saat ini pun ia ceritakan tak begitu mudah. 

Sejak kuliah pada 2018, setiap sepekan sekali Santi harus pulang ke rumah untuk membantu orangtua dengan kesibukan di rumah. 

“Memilih di kudus karena saat kuliah sering balik rumah untuk membantu orang tua karena jarak kudus dan blora kebetulan juga jaraknya tidak terlalu jauh," jelasnya.

Ia melewati dengan ekstrabelajar untuk mencapai IPK tersebut. Pasalnya Santi merupakan mahasiswa yang menjalani proses perkuliahan secara daring/online. 

Kondisi Desa Sempu yang berada di ujung selatan Kabupaten Blora itu tidak dukung dengan akses internet yang bagus. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved