Berita Semarang

Dewan Dorong BLU Trans Semarang Segera Cari Solusi Pelayanan Trans Semarang Koridor 4

DPRD Kota Semarang dorong BLU UPTD Trans Semarang segera cari solusi pelayanan BRT.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Ilustrasi. Beberapa armada BRT Trans Semarang terparkir di Shelter Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Senin (6/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mendorong BLU UPTD Trans Semarang segera mencari solusi pelayanan BRT koridor 4 jurusan Terminal Cangkiran - Terminal Semarang Tawang yang dikeluhkan masyarakat lantaran interval waktu pelayanan yang cukup lama. 

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu Winarto mengatakan, keterbatasan armada yang membuat terganggunya pelayanan di trayek tersebut perlu dicarikan solusi.

Misalnya, dengan menambah jumlah armada dengan pertimbangan skala prioritas.

Maksudnya, BLU bisa mengalihkan atau menggeser sementara beberapa armada dari trayek yang sepi untuk membantu trayek yang banyak penumpang. 

"Itu salah satu solusi saja. Harapannya, bisa dicarikan solusi yang terbaik karena pelayanan masyarakat apapun masalahnya harus dituntaskan," ujar Liluk, sapaannya, Minggu (22/5/2022). 

Menurutnya, kondisi armada yang terbatas tentu membuat kinerja BLU berpengaruh. Apalagi, semula dilayani 24 bus, kini hanya tersedia tujuh bus. Jarak interval antarbus tentu menjadi lama.

Diakuinya, pihaknya belum mengetahui persis persoalan teknis yang ada di Trans Semarang Koridor 4 hingga menyebabkan pelayanan berhenti.

Namun bagaimanapun, permasalahan harus segera diatasi. 

"Mungkin itu terjadi dengan terbatasnya anggaran di Pemkot Semarang karena memang dampak pandemi kemarin juga bisa berpengaruh. Yang pastinya, apakah terkendala dengan anggaran atau lainnya nanti kami akan cek ke Dishub dan BLU Trans Semarang untuk carikan solusinya," ujar politisi Partai Demokrat ini.  

Dia berharap pelayanan publik di Kota Semarang benar-benar diprioritaskan, termasuk transportasi massal, sehingga berjalan aman dan nyaman. 

Sebelumnya, Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setyawan mengucapkan permohonan maaf kepada para pengguna jasa BRT koridor 4 karena pelayanan terhambat. 

Saat ini, Trans Semarang menerjunkan tujuh bus swakelola yang dimiliki BLU untuk melayani koridor 4.

Tentu saja, hal itu berimbas pada lamanya pelayanan karena sebelumnya koridor 4 dilayani 24 armada. 

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk penambahan armada agar pelayanan koridor 4 bisa berjalan normal kembali. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved