Berita Semarang

Desainer Anne Avantie Rayakan Ulang Tahun Bersama Anak-anak Disabilitas

Ultah ke-68, desainer kondang Anne Avantie rayakannya bersama anak-anak disabilitas.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
Dok. Bina Bunda
Desainer Anne Avantie menangis haru saat dinyanyikan sebuah lagu dari para pengasuh di Wisma Kasih Bunda. Lagu tersebut dinyanyikan sebagai bentuk apresiasi dan ulang tahun Anne Avantie yang ke 68 tahun. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-

Desainer Anne Avantie menangis haru saat dinyanyikan sebuah lagu dari para pengasuh di Wisma Kasih Bunda. Lagu tersebut dinyanyikan sebagai bentuk apresiasi dan ulang tahun Anne Avantie yang ke 68 tahun
Desainer Anne Avantie menangis haru saat dinyanyikan sebuah lagu dari para pengasuh di Wisma Kasih Bunda. Lagu tersebut dinyanyikan sebagai bentuk apresiasi dan ulang tahun Anne Avantie yang ke 68 tahun (Dok. Bina Bunda)

68 tahun, desainer kondang Anne Avantie merayakannya bersama anak-anak disabilitas.

Perayaan ulang tahunnya tersebut, bertepatan dengan ulang tahun Bina Bunda yang ke 4, yang tak lain adalah salah satu yayasan sosialnya.

Dalam acara perayaan ulang tahun yang diadakan di Wisma Kasih Bunda ini, Anne Avantie tak henti-hentinya meneteskan air mata, ketika para anak-anak disabilitas tampil di hadapannya.

Anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di Bina Bunda, menampilkan berbagai tarian hingga musik.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengundang anak berkebutuhan khusus dari yayasan lain untuk tampil.

Di tengah-tengah acara, para pengasuh di Wisma Kasih Bunda dan Bina Bunda menyanyikan lagu untuk Anne Avantie. Suasana menjadi semakin haru, tatkala dirinya mendapatkan sepotong kue ulang tahun.

"Kalau saya suatu saat tidak bisa mewariskan harta. Maka saya bisa mewariskan anak-anak yang bertalenta. Terima kasih atas dukungan semua pihak. Saya tidak pernah beriklan untuk membuka lowongan pekerjaan. Tapi Tuhan memberikan orang-orang hebat ini untuk merawat anak-anak saya. Mereka dipilih oleh Tuhan," ucap Anne Avantie saat berada di atas panggung, Minggu (22/5/2022).

Anne menjelaskan, Wisma Kasih Bunda menjadi rumah anak-anak disabilitas yang dibuang oleh orangtuanya. Bila tidak, orangtuanya menitipkan anaknya karena tidak bisa merawat.

"Kami rawat sampai kondisinya membaik. Bedanya, Bina Bunda itu sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Mereka kami ajari untuk melakukan beberapa keterampilan seperti menyanyi, membuat prakarya, menari, dan lainnya," katanya.

Anne Avantie berhadap dari apa yang sudah dilakukannya selama ini bisa menginspirasi banyak orang. Ia ingin ada semakin banyak orang yang terpanggil untuk membantu anak-anak tersebut.

"Saya ingin memberikan energi positif kepada banyak orang. Ini salah satu yang bisa saya lakukan," tegasnya.

Dalam acara perayaan ulang tahunnya, istri Walikota Semarang, Kris Septiana Hendrar Prihadi juga turut hadir. Kedatangannya bersama dengan Direktur RS KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati dan Kepala Bapenda Indriyasari.

Tia panggilan akrabnya, mengatakan Pemerintah Kota Semarang akan terus bertanggung jawab untuk merawat anak-anak disabilitas.

Pihaknya juga mengajak beberapa pihak untuk gotong royong memberikan perhatian khusus kepada para disabilitas.

"Dari segi kesehatan mereka kami sudah memiliki program UHC. Itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Tak hanya itu, kami juga mengeluarkan Perda untuk anak disabilitas dan ini merupakan bentuk kepedulian kami. Supaya mereka ini bisa mendapatkan hak yang sama," pungkasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved