Banjir

Korban Banjir Rob Demak Minta Air Bersih: Buat cebok dan mandi gak ada, apalagi buat minum

Warga yang terdampak banjir rob di Perumahan Raden Patah Desa Sriwulan, Sayung, Demak, mengeluhkan air bersih yang tidak mencukupi kebutuhan.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rezanda Akbar
Warga Terdampak rob yang sedang mengantre air bersih dari BPBD Demak. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Warga yang terdampak banjir rob di Perumahan Raden Patah Desa Sriwulan, Sayung, Demak, mengeluhkan air bersih yang tidak mencukupi kebutuhan.

Hal itu terdengar di setiap gang saat tribunjateng.com melakukan peninjauan di lokasi banjir, Selasa (24/5/2022).

"Air bersih susah, buat mandi sama cebok ga ada, apalagi buat minum," ucap ibu-ibu yang kebingungan mencari air.

Baca juga: Bu Siti Demak Emoh Dievakuasi, Pilih Jaga Rumah Terendam Banjir Rob 1 Meter

Warga Terdampak rob yang sedang mengantre air bersih dari BPBD Demak.
Warga Terdampak rob yang sedang mengantre air bersih dari BPBD Demak. (Tribun Jateng/ Rezanda Akbar)

Ketika mobil dari tangki BPBD yang membawa air bersih bertulisan 5.000 liter datang, warga langsung berbondong-bondong mengkrubuti.

Mereka membawa beraneka ragam galon, jerigen, maupun ember besar. Bahkan sebagian warga juga menggendong galon berisi air dibelakang punggungnya agar tidak terkena air banjir rob.

Tidak ada hitungan jam, satu mobil tangki membawa air tersebut langsung ludes dikrubuti warga.

Hal itu, lantaran kebutuhan air bersih tinggi bagi para warga terdampak banjir rob.

Budi, salah satu warga yang usai mendspatkan air bersih mengatakan susah mendapatkannya.

"Ini bantuan dari BPBD tadi, susah cari air bersih. Apalagi listrik padam," katanya.

Ia mengatakan bahwa dua truk tangki masih kurang untuk kebutuhan warga yang terdampak.

"Ini aja sudah habis, dua truck tangki langsung ludes. Tadi juga ada warga tang tidak dapat," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Demak, Agus Nugroho, mengatakan pihaknya mengirimkan 6 truk tangki.

"Ada 5 truck tangki dari BPBD Demak dan 1 truck tangki dari PDAM Demak," ucapnya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Untuk tiap tangkinya berisikan 5.000 liter.

"Per truk tangkinya berisi 5.000 liter air bersih," katanya.

Diinformasikan, dilansir dari website BPBD Kabupaten Demak Senin (23/5/2022), tingginya pasang di pesisir utara Jawa Tengah dan adanya gelombang laut dalam kategori sedang ( 1.25 – 2.5 m ), yang mengakibatkan terjadi rob / banjir di pesisir Demak.

Banjir rob memenuhi Desa Sriwulan kemudian limpas ke sungai mengakibatkan tanggul jebol di dua titik dengan panjang 30m kedalaman 5m dan 25m kedalaman 5m dengan ketinggian 1m di RT 08 RW 04 Desa Sriwulan Kecamatan Sayung.

Akibat hal itu, ribuan rumah warga beserta perabotan hingga kendaraan warga yang ikut terendam banjir dan kurang lebih 10.000 warga terdampak banjir rob.
(Rad).

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved