Banjir

Pantai Ngebum Kendal Sementara Ditutup, Imbas Banjir Rob Desa Mororejo

Abdullah Faqihuddin mengatakan, penutupan pantai sementara waktu ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Pantai Ngebum Kendal sepi pengunjung karena ditutup sementara dari masyarakat umum dampak banjir rob yang melanda dalam beberapa hari terakhir, Kamis (26/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Moroberkah, Desa Morejo, Kecamatan Kaliwungu Kendal menutup sementara tempat wisata Pantai Ngebum dalam beberapa hari terakhir.

Ditutupnya pantai dari masyarakat umum karena dampak bencana banjir rob yang melanda Desa Mororejo sejak akhir pekan lalu.

Ketua Bumdes Moroberkah, Abdullah Faqihuddin mengatakan, penutupan pantai sementara waktu ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengingat, kata dia, banjir rob yang melanda wilayahnya kali ini cukup besar dengan ketinggian air mencapai sepaha orang dewasa.

Pihaknya menyiagakan petugas di gerbang masuk Pantai Ngebum untuk mengimbau pengunjung yang datang agar tidak memasuki kawasan pantai sementara waktu.

"Rob biasanya datang mulai siang hari, meskipun paginya tidak rob, tetap kami antisipasi dengan menutup pantai sejak Senin kemarin. Karena memang kondisinya masih seperti ini, perlu kewaspadaan," terangnya, Kamis (26/5/2022).

Kata Abdullah, pihaknya belum mengetahui pasti kapan pantai akan dibuka kembali untuk masyarakat umum. 

Saat ini, lanjut dia, kawasan pantai hanya bisa diakses masyarakat sekitar saja dengan pemantauan petugas 

Pihaknya fokus pada pembenahan fasilitas pantai yang sekiranya rusak terdampak banjir rob. Mulai dari pembuatan tanggul yang jebol, pembersihan jalan dari lumpur, dan pembenahan fasilitas lainnya di dalam pantai. 

"Hari ini mulai kami rapatkan tim untuk lembenahan. Kami berharap, banjir rob ini berakhir agar pantai bisa dibuka kembali akhir pekan nanti," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, banjir rob yang melanda kawasan Dusun Ngebum, Desa Mororejo dalam beberapa hari terakhir menggenangi ratusan rumah.

Setidaknya, ada 1.500 warga terdampak, sebagian diungsikan di masjid sekitar ketika banjir datang.

Pemerintah desa bersama BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Kendal mendirikan dapur umur untuk menyuplai kebutuhan makanan setiap harinya selama banjir melanda. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved