Astra Motor Jateng

Awas Jangan Menyalakan Motor Setelah Terendam Banjir

Semarang dihebohkan dengan kejadian banjir rob dengan ketinggian 1,5 meter yang terjadi di kawasan area Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Utara.

Editor: Editor Bisnis
IST
Awas Jangan Menyalakan Motor Setelah Terendam Banjir 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kota Semarang dihebohkan banjir rob  ketinggian 1,5 meter di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang membuat motor warga dan pegawai terendam.

Awas Jangan Menyalahkan Motor Setelah Terendam Banjir
Awas Jangan Menyalahkan Motor Setelah Terendam Banjir (IST)

Banjir yang merendam motor menyebabkan air menekan dan mengisi semua celah ruang yang ada di dalam sepeda motor.

Bahkan ke rongga-rongganya hingga meresap ke semua media yang memiliki pori - pori.

Perlu diingat, motor yang kita gunakan sehari-hari tidak didesain untuk tahan terendam banjir.

Selain kandungan air, banjir juga membawa kotoran berupa partikel kotoran yang halus hingga kasar serta zat lain dari permukaan lingkungan yang dilaluinya.

Oke Desiyanto selaku Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng mengatakan perawatan motor yang terendam air tergantung dari seberapa tinggi air merendam motor.

Karena hal tersebut yang menjadi patokan apa saja dari motor yang perlu diperiksa dan komponen yang terendam itu seluruhnya harus dikeringkan, dibersihkan, diperiksa, diperbaiki dan diganti jika perlu.

Jika motor terendam banjir, bikers harus tetap tenang dan tidak memutar kunci kontak ke arah On.

Sebab, kemungkinan besar dapat menyebabkan rusak ECM/ECU (Eletronic Control Module/Eletronic Control Unit).

Kemudian tidak menyalakan mesin dengan mengengkol stater kaki.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved