Berita Sukoharjo

Dana CSR Perusahaan di Sukoharjo Tembus Rp 14 Miliar, Bakal Digunakan untuk Penurunan RLTH

Dana yang dihimpun Pemkab Sukoharjo dari program TJSLP mencapai Rp 14 miliar

Editor: abduh imanulhaq
IST
Bupati Etik Suryani menyerahkan TJSLP Awards kepada 19 perusahaan yang beroperasi di Sukoharjo 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO -- Dana yang dihimpun Pemkab Sukoharjo dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) mencapai Rp 14 milyar.

Salah satu prioritas Program TJSLP adalah penurunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sukoharjo.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam penyerahan TJSLP award kepada 19 Perusahaan di sebuah hotel di Solobaru mengungkapkan pada dasarnya pembangunan adalah menjadi tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Sehingga perlu keterlibatan dunia usaha salah satunya melalui Program TJSLP.

"Untuk mengantisipasi timbulnya resiko sosial dan lingkungan sebagai dampak dari aktifitas usaha, maka diperlukan sinergitas antara Pemerintah Daerah, Dunia Usaha dan Masyarakat. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang berdampak terhadap kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta kelestarian fungsi lingkungan hidup," beber Bupati, Senin (30/5).

Kata Etik, salah satu tujuan TJSLP adalah menciptakan kemitraan antara Pemerintah Daerah, korporasi dan masyarakat.

Kemudian meningkatkan kesejahteraan sosial, mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkokoh keberlangsungan perusahaan dan memelihara fungsi lingkungan hidup berkelanjutan.

"Prioritas pembangunan Kabupaten Sukoharjo adalah penurunan kemiskinan, pengurangan pengangguran, peningkatan pendapatan perkapita, peningkatan kualitas infrastruktur dan penurunan Rumah Tidak Layak huni (RTLH). Dalam hal ini partisipasi pelaku Dunia Usaha/ Perusahaan/ Yayasan sangat diperlukan dalam mensukseskan Program TJSLP tersebut, sebagai contoh salah satu prioritas Program TJSLP adalah penurunan RTLH," ungkap Bupati.

Lebih lanjut dikatakan Etik, data sampai dengan Desember 2021 masih terdapat 10.773 unit yang belum tertangani.

Oleh karena itu, Etik sangat mengapresiasi peran aktif dunia usaha dalam Program TJSLP ini.

"Selanjutnya sebagai salah satu wujud apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo akan ditayangkan nama-nama perusahaan peraih penghargaan dalam baliho/ spanduk di beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Sukoharjo," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Rudiyanto mengatakan bahwa total dana yang dihimpun dari TJSLP pada 2019 mencapai Rp 11 miliar lebih, 2020 mencapai Rp 10 miliar lebih dan 2021 mencapai Rp 14 miliar lebih.

Angka TJSLP sangat fluktuatif, namun cukup besar yang merupakan sebuah bentuk komitmen dan kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved