Berita Internasional

2 Tentara Rusia yang Tertangkap Ukraina Diadili, Divonis 11 Tahun Penjara Kasus Kejahatan Perang 

Dua tentara Rusia dijatuhi hukuman lebih dari 11 tahun penjara  oleh Pengadilan Ukraina yang ditangkap, masing-masing karena menembaki daerah sipil di

Editor: m nur huda
AP PHOTO/BERNAT ARMANGUE
Tentara Rusia Alexander Alexeevich Ivanov dan Alexander Vladimirovich Bobykin, kanan, meninggalkan ruang sidang setelah sidang pengadilan mereka di Kotelva, timur laut Ukraina, Kamis, 26 Mei 2022. 

TRIBUNJATENG.COM, KYIV - Dua tentara Rusia dijatuhi hukuman lebih dari 11 tahun penjara  oleh Pengadilan Ukraina yang ditangkap, masing-masing karena menembaki daerah sipil di timur negara itu di tengah serangan Moskow.

Putusan pengadilan pada Selasa (31/5/2022), yang dijatuhkan atas Alexander Bobikin dan Alexander Ivanov, adalah vonis kedua dalam pengadilan kejahatan perang yang diadakan oleh Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia pada akhir Februari.

Bobikin dan Ivanov, yang menyaksikan persidangan di pengadilan distrik Kotelevska di Ukraina tengah dari dalam kotak kaca pelindung.

Keduanya mengaku bersalah pekan lalu karena "melanggar hukum dan aturan perang".

"Kesalahan Bobikin dan Ivanov telah terbukti sepenuhnya," kata Hakim Evhen Bolybok sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Tidak ada tanggapan langsung terhadap putusan hukum itu dari Moskwa.

Kedua terdakwa telah mengakui menjadi bagian dari unit artileri yang menembak sasaran di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina dari wilayah tetangga Belgorod di Rusia.

Penembakan itu menghancurkan sebuah sekolah di kota Derhachi tetapi tidak menimbulkan korban, kata jaksa.

Bobikin dan Ivanov, digambarkan sebagai pengemudi artileri dan penembak.

Mereka diduga ditangkap setelah melintasi perbatasan dan melanjutkan penembakan.

Jaksa awalnya meminta pengadilan untuk memenjarakan anggota dinas Rusia selama 12 tahun.

Tapi pembela mereka meminta keringanan hukuman, dengan mengatakan kedua tentara itu hanya mengikuti perintah dan mengkui kesalahannya.

Perkembangan pada Selasa (31/5/2022) terjadi setelah pengadilan Kyiv pekan lalu menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada tentara Rusia Vadim Shishimarin (21 tahun).

Dia dinyatakan bersalah membunuh seorang warga sipil Ukraina yang tidak bersenjata.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved