Bank Jateng dan Pemkab Blora Tandatangani Perjanjian Kredit Pemda Rp 150 Miliar

Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora laksanakan tanda tangan perjanjian pinjaman dana.

Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan
Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Ony Suharsono saat melakukan penandatanganan perjanjian Kredit Pemda dari Bank Jateng di Kantor Cabang Koordinator Surakarta, Senin (30/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora laksanakan tanda tangan perjanjian pinjaman dana di Bank Jateng Koordinator Cabang Surakarta, Senin (30/5/2022). Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Ony Suharsono, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, dan Ketua DPRD Blora HM Dasum.

Arief Rohman dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pribai maupun Pemkab Blora mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pihak baik dari Bank Jateng Kantor Pusat maupun Cabang Blora yang telah bekerjasama dan bersinergi bersama dengan seluruh Tim Pinjaman Daerah Pemkab Blora.

Dia menuturkan,  sesuai dengan visi Kabupaten Blora yaitu Sesarengan Mbangun Blora: Unggul dan Berdaya Saing, dan misi yang kedua mewujudkan infrastruktur yang baik dan tata lingkungan yang berkelanjutan, pihaknya berencana untuk melakukan percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan yang saat ini kurang baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang prasarana jalan.

Guna merealisasikan kebijakan tersebut, lanjut Arief, diperlukan sebuah terobosan pendanaan yang tidak hanya mengandalkan pada dana transfer yang diterima dari Pemerintah Pusat. Pinjaman Daerah merupakan suatu alternatif pendanaan di tengah keterbatasan dana yang ada. 

Dalam PP 56 tahun 2018 disebutkan, daerah dapat melaksanakan pinjaman daerah dan harus merupakan inisiatif pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan urusan pemerintah daerah, yakni berpedoman pada peraturan tersebut, pada Tahun Anggaran 2022, untuk pertama kalinya Pemkab Blora melaksanakan pinjaman daerah jangka menengah yang bersumber dari lembaga keuangan bank.

“Pinjaman daerah ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan 15 ruas jalan yang dinilai memiliki peran yang strategis sebagai jalur penghubung antar wilayah dan pusat-pusat produksi dengan daerah pemasaran,” ucap Arief.

Dia berharap, masyarakat dapat menikmati pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora lebih awal, dapat memangkas biaya-biaya yang timbul karena kualitas jalan yang buruk serta mengurangi daerah-daerah yang terisolasi.

Menurutnya, pemilihan Bank Jateng selaku mitra yang membiayai pinjaman daerah Kabupaten Blora, tidak semata-mata karena Bank Jateng merupakan bank yang dimiliki oleh pemerintah daerah, namun telah melalui kajian yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan penawaran terbaik dan paling menguntungkan untuk Pemkab Blora serta memenuhi prinsip kehati-hatian,” ungkapnya.

Arief mengungkapkan, semoga penandatanganan perjanjian pinjaman daerah ini menjadi sebuah kunci dalam rangkaian pelaksanaan pinjaman daerah yang baik, taat pada ketentuan peraturan perundangan-undangan, transparan, akuntabel, efisien dan efektif serta mampu memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Blora.

Sementara itu, Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Ony Suharsono menyampaikan, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang  lahir, tumbuh dan berkembang di Jawa Tengah, maka Bank Jateng memiliki komitmen yang tinggi, untuk turut serta mengembangkan perekonomian dan kegiatan pembangunan di Jawa Tengah.  

Menurut dia, berbeda dengan bank komersial lainnya, karena  salah satu visi Bank Jateng secara tegas menyatakan Menjadi Kebanggaan Masyarakat, Mampu Menunjang Pembangunan Daerah. Dengan demikian, kegiatan usaha yang dijalankan oleh Bank Jateng adalah sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, melalui kegiatan perbankan, khususnya melalui penghimpunan dana dan penyaluran kredit. 

“Salah satu perwujudan nyata Visi Bank Jateng Menjadi Penunjang Pembangunan Daerah telah terbukti dengan adanya beragam kerjasama antara Bank Jateng dengan Pemerintah Daerah, agar memberikan multiplier effect yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional, Ony menjelaskan, Bank Jateng memiliki produk unggulan baik kredit maupun dana didukung dengan layanan  terintegrasi antara Bank dengan sistem portal debitur berupa Host to Host (H2H) penerimaan rumah sakit dan Cash Management System (CMS) yang memudahkan bendahara keuangan melakukan transaksi transfer ke rekening rekanan, setoran PBB, PDAM, E-Tax, Telkom, PLN, dan transaksi lainnya.

“Dengan semakin meningkatnya performance Bank Jateng, saya atas nama pribadi dan 

manajemen Bank Jateng mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemkab Blora yang saat ini menandatangani fasilitas Kredit Pemda sebesar Rp 150 miliar,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, Bank Jateng selalu berupaya dalam memberikan pelayanan prima kepada para shareholders khususnya adalah Pemkab Blora

“Kami atas nama management Bank Jateng berharap, kedepan segala kebutuhan Pemerintah Daerah dalam pembangunan infrastruktur dapat terus menggunakan fasilitas Kredit Pemda di Bank jateng,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Ony, tentunya, Bank Jateng akan mensupport kegiatan Pemda untuk sinergi dalam pembangunan Daerah di Jawa Tengah. Bank Jateng juga siap untuk mensupport Pemda dalam Implementasi Digitalisasi Pemda sehubungan dengan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah guna mendukung Non Cash Transaction (NCT). (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved