Berita Semarang

Diskominfo Kota Semarang Roadshow Lapor Hendi, Warga Ingin Sosialisasi Rambah Hingga Tingkat RT RW

Dinas Komunikasi Informatika Statisik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang melakukan roadshow sosialisasi Lapor Hendi.

Diskominfo Kota Semarang 
Dinas Komunikasi Informatika Statisik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang melakukan roadshow sosialisasi Lapor Hendi di Kelurahan Lempongsari, Selasa (31/5/2022) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Komunikasi Informatika Statisik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang melakukan roadshow sosialisasi Lapor Hendi.

Roadshow ini dikuti 35 warga Kelurahan Lemposari yang terdiri dari tokoh masyarakat, pengurus RT, RW, Karangtaruna, FKK dan lembaga setempat. 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Diskominfo Semarang, Dian Aryanto menyebutkan, dari tahun ke tahun masyarakat telah melek untuk melakukan pegaduan ke layanan Lapor Hendi.

Hal tersebut didukung dengan bertambahnya jumlah laporan masyarakat yang masuk ke lima kanal resmi lapor Hendi, yaitu sms, website, whatsapp, apps mobile, dan twitter. 

Pada awal berdiri, layanan Lapor Hendi hanya mendapatkan 3.000 laporan pada 2018.

Seiring bertambahnya kesaradan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kemajuan pembangunan, layanan Lapor Hendi dalam satu tahun mendapatkan lebih dari 7.000 laporan masuk. 

"Artinya saat ini masyarakat lebih peduli terhadap kota Semarang," terang Arya, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/6/2022) 

Selain system pengaduan terpadu melalui Lapor Hendi, Pemkot Semarang juga memiliki Layanan Gawat Darurat Call Center 112 yang memiliki waktu layanan 24 jam dan 100 persen gratis biaya.

Call Center 112 ini memberikan kemudahan dan kecepatan dalam melayani kondisi darurat seperti darurat medis, darurat bencana, kriminalitas, kebakaran, evakuasi hewan buas, kecelakaan, penemuan mayat, dan kegawatdaruratan lainnya. 

Roadshow Kanal Lapor Hendi disambut baik oleh warga setempat. Babinsa Kelurahan Lempongsari, Ragil Sugiyanto mengaku senang dengan dengan layanan pengaduan Lapor Hendi dan Call Center 112 karena dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat. 

"Semoga layanan ini tetap eksis dan sosialisasi dapat merambah ke tingkat RT dan RW," ucapnya. 

Sejumlah warga lainnya juga terlihat aktif memberikan pertanyaan soal sistem pengaduan melalui lapor Hendi dan pelaporan kegawatdaruratan melalui Call Center 112. 

Lurah Lempongsari, Dilinov Kamarullah pun menyambut baik atas digelarnya rangkaian sosialisasi pengaduan masyarakat ini. Guna mengakomodir aduan masyarakat diluar kanal resmi, bahkan pihaknya berinovasi untuk membuat bot pengaduan yang dapat mendeteksi berbagai aduan di social media terkait wilayahnya. 

“Alhamdulillah kecamatan kami, Gajahmungkur kemarin memperoleh predikat sebagai salah satu kecamatan yang mengelola pengaduan dengan baik.

Setelah ini saya berharap masyarakat Lempongsari dapat lebih berperan aktif lagi dalam memberikan aspirasinya untuk kemajuan Kota Semarang khususnya bagi kemajuan Kelurahan Lempongsari," paparnya. (eyf)

Baca juga: Pemkab Kudus Bikin Pelatihan Keterampilan Buruh Rokok, Anggaran dari DBHCHT

Baca juga: Rumah Dewi Kemasukan Ular Piton Peliharaan Tetangga Lepas Kandang

Baca juga: INILAH PENAMPAKAN Ular Piton di Plafon Rumah Perumahan Argotunggal Ledok Argomulyo Salatiga

Baca juga: HOAX : Video Kecelakaan Beruntun Maut di Bandar Lampung Disebut di Dekat Kopi Eva Jambu Semarang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved