Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Menteri Teten Masduki Resmikan BMT FEB UMP

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki meresmikan BMT Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Menteri Teten Masduki meresmikan BMT Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMP di Kantor BMT FEB Gedung AR Fahrudin Lt 1, Sabtu (4/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki meresmikan BMT Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Kantor BMT FEB Gedung AR Fahrudin Lt 1, Sabtu (4/6/2022).

Pengguntingan pita BMT FEB UMP oleh Menkop RI Bersama Rektor UMP Jebul Suroso didampingi Dekan FEB UMP Naelati Tubastuvi sebagai simbolik peresmian.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki meresmikan BMT Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Kantor BMT FEB Gedung AR Fahrudin Lt 1, Sabtu (04/06/2022).
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki meresmikan BMT Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Kantor BMT FEB Gedung AR Fahrudin Lt 1, Sabtu (04/06/2022). (IST)

Peresmian dilakukan usai acara Paten Goes To Campus di Auditorium Ukhuwan Islamiyah Bersama Mahasiswa FEB UMP.

Dalam kuliahnya Menteri Teten ajak Mahasiswa Jadi Wirausaha dan Manfaatkan Potensi Ekonomi Digital Rp 5.400 T.

Ia juga mengajak para wirausaha muda untuk meningkatkan kemampuan dalam berkompetisi.

"Ke depan, produk UMKM kita harus berbasis inovasi, kreatifitas, dan teknologi.

Dan itu harus disiapkan oleh kita semua, termasuk dari lembaga kampus," kata MenkopUKM.

Oleh karena itu, Menteri Teten berharap UMP harus kuat dalam mengembangkan inkubator bisnis di lingkungan kampus.

"Pilih 2-3 produk unggulan untuk dikembangkan hingga memiliki daya saing tinggi di pasar," tandas Menteri Teten.

MenkopUKM meyakini dari UMP bakal lahir banyak wirausaha muda berbasis kampus dan anak muda.

"Pangsa pasar anak muda sekarang ini adalah produk-produk custom atau handmade. Ini peluang bagi para pelaku startup," ungkap Menteri Teten.

Untuk diketahui, pembiayaan tersebut meliputi pembiayaan dalam bentuk modal usaha sebesar Rp. 25.000.000,- yang diberikan kepada Husein dengan akad mudabarat, pembiayaan untuk usaha produktif sebesar Rp. 6.000.000,- diberikan kepada Yunanti dengan akad jual beli kemudian pembiayaan sebesar Rp. 1.000.000,- yang diberikan kepada Mayasari Nahya Mulia Putri dan Qobdul Hasan.

Kemudian terdapat penyerahan bantuan pendidikan sebesar Rp. 3.000.000,- kepada Mayasari Nahya Mulia Putri.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved