Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Pasutri Tempuh 112 Km Demi Sampaikan Duka Cita ke Ridwan Kamil, Ribuan Warga Lakukan Salat Gaib

Sebagai orang tua yang memiliki tiga anak, Asep mengaku merasakan bagaimana perasaan Ridwan Kamil yang ditinggal anak sulungnya

Editor: muslimah
Kolase/Daniel Schwen/Commons Wikipedia/IG @emmerilkahn
Sungai Aare di Bern, Swiss. Di sungai ini Emmeril Khan Mumtadz, putra Ridwan Kamil, yang terseret arus Sungai Aare, Jumat (27/5/2022). Pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dihenatikan sementara pada hari ini, Jumat (26/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Rasa duka mendalam atas kepergian Emmeril putra Gubernur Jabar Ridwan Kamil ditunjukkan dalam berbagai cara.

Salat gaib juga digelar ribuan warga. Mereka menyampaikan doa buat Eril.

Selain melaksanakan salat gaib di masjid-masjid selepas salat Jumat, sejumlah warga juga mendatangi Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menyampaikan belasungkawa.

Itu juga yang dilakukan suami-istri Asep Sudrajat (46) dan Astuti (39). 

Untuk menunjukkan simpati dan rasa dukanya yang mendalam, warga Kampung Karangsengon, Kabupaten Indramayu, ini menempuh perjalanan 112 kilometer menggunakan sepeda motor ke Gedung Pakuan.

Baca juga: Disebut Kemlinthi dan Tak Punya Prestasi 2 Tahun Pimpin Jateng, Ganjar: Kritik Saya Jadikan Vitamin

Baca juga: Ridwan Kamil dan Atalia Sudah Tiba di bandung, Disambut Keluarga Inti

Keduanya tiba Jumat (3/6/2022) malam, tak lama setrelah kedatangan Kang Emil.

"Kami berangkat tadi siang, sekitar jam setengah 11," ujar Asep kepada Tribunjabar.id di halaman Gedung Pakuan.

Ia dan istrinya mengaku terenyuh dengan kabar hilangnya anak sulung Ridwan Kamil.

Keduanya selalu mengikuti perkembangan terbaru dari pencarian Emmeril Khan Mumtadz atau Eril

"Begitu dengar kabar Pak Emil akan pulang, kami langsung ke Bandung," katanya. 

Sebagai orang tua yang memiliki tiga anak, Asep mengaku merasakan bagaimana perasaan Ridwan Kamil yang ditinggal anak sulungnya. 

"Terenyuh saja mendengarnya, kita sama-sama orang Jabar, apalagi kita juga punya anak, bagaimana terpukulnya di saat anak mau melanjutkan pendidikan," ujarnya.

Ia pun turut mendoakan untuk almarhum Eril dan keluarga yang ditinggalkan. 

"Semoga almarhum, diterima di sisi Allah, diampuni segala dosanya, keluarga yang ditinggalkan juga semoga tabah dan semoga (Eril) ketemu dalam keadaan apa pun," kata Asep seraya mengaku akan kembali ke Indramayu pada Minggu, 5 Juni 2022. 

Kemarin, kawasan Gedung Pakuan juga dipenuhi karangan bunga dukacita untuk Eril.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved