Berita Viral
Wanita Ini Jual Anaknya yang Baru 15 Tahun ke Hidung Belang, Disuntik KB 3X Seminggu Agar Tak Hamil
Yang lebih memilukan, agar sang anak tak hamil, putrinya disuntik KB dua sampai tiga kali dalam seminggu
TRIBUNJATENG.COM - Entah apa yang merasuki ibu asal Sidoarjo Jawa Timur ini.
Berdalih memenuhi kebutuhan ekonomi, ia menjual anak gadisnya yang masih di bawah umur.
Ia menjual anak kandungnya sendiri yang berusia 15 tahun kepada hidung belang.
Yang lebih memilukan, agar sang anak tak hamil, putrinya disuntik KB dua sampai tiga kali dalam seminggu.
Wanita itu tega menjual anaknya dengan dalih kebutuhan ekonomi.
Saat sang anak melayani tamu, si ibu menemani dengan menunggu di kamar yang berbeda.
Baca juga: Pedasnya Harga Cabai di Jateng, di Pasar Ungaran Semarang Capai Rp 80 Ribu Per Kilogram
Baca juga: Bigmatch PSIS Semarang Jamu Arema FC di Jatidiri, Tuan Rumah Kini Lebih Siap
Perempuan 35 tahun itu tega menjual anak perempuannya yang masih berusia 15 tahun ke hidung belang dengan tarif Rp 400 ribu sampai Rp 700 ribu sekali kencan.
“Dari penggeledahan di sebuah kamar kos, ditemukan seorang perempuan di bawah umur yang berada dalam satu kamar dengan seorang pria,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (3/6/2022).
Mereka pun langsung diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Termasuk barang bukti berupa uang Rp 500 ribu dan sebuah ponsel juga disita petugas dari lokasi penggerebekan.
Kepada polisi, pria yang tertangkap berada dalam kamar itu mengaku sudah membayar Rp 500 ribu kepada si perempuan belia tersebut untuk bisa berhubungan badan di kamar kos tersebut.
Tapi pria ini mengaku belum sempat berhubungan badan ketika petugas datang.
Sementara si cewek, ketika diinterogasi polisi mengaku semua uang yang diterimanya itu akan diserahkan ke ibu kandungnya.
“Dia juga menyebut bahwa ibunya berada di kamar sebelah. Petugas pun langsung mengamankannya,” lanjut kapolres.
Perempuan 35 tahun itupun langsung digelandang ke Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan.