Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Menteri Koperasi dan UKM Ajak Mahasiswa UMP Purwokerto Jadi Wirausaha

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki saat menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum Kewirausahaan pada acara "Paten Goes To Campus" di UMP, Sabtu (4/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk menjadi wirausaha.

Saat menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum Kewirausahaan pada acara "Paten Goes To Campus" di UMP, Sabtu, Menteri Teten mengatakan potensi ekonomi digital di Indonesia sebesar Rp5.400 triliun harus mampu dimanfaatkan para wirausaha mapan baru dari kalangan kampus (mahasiswa) berbasis anak muda inovatif dan berpendidikan tinggi.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki saat menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum Kewirausahaan pada acara
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki saat menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum Kewirausahaan pada acara "Paten Goes To Campus" di UMP, Sabtu (4/5/2022). (IST)

"Jangan sampai potensi tersebut dikuasai asing. Pasalnya, saat ini, sekitar 50 persen produk yang ada di e-commerce merupakan barang impor.

Para wirausaha muda saat ini, selain harus mampu menguasai pasar dalam negeri, juga harus kompetitif di pasar global," katanya menegaskan.

Terkait dengan hal itu, Teten mengajak para wirausaha muda untuk meningkatkan kemampuan dalam berkompetisi.

Ke depan, kata dia, produk UMKM bangsa Indonesia harus berbasis inovasi, kreativitas, dan teknologi.

"Dan itu harus disiapkan oleh kita semua, termasuk dari lembaga kampus," kata Menkop dan UKM dalam acara yang dirangkai dengan pembukaan Enterpreneur Creative Project (ECP) 2022 itu.

Oleh karena itu, dia mengharapkan UMP lebih kuat dalam mengembangkan inkubator bisnis di lingkungan kampus.

"Pilih 2-3 produk unggulan untuk dikembangkan hingga memiliki daya saing tinggi di pasar," katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Menteri Teten meyakini dari UMP bakal lahir banyak wirausaha muda berbasis kampus dan anak muda.

Menurut dia, pangsa pasar anak muda saat sekarang adalah produk-produk custom atau handmade.

"Ini peluang bagi para pelaku startup," katanya.

Kendati demikian, Teten mengingatkan dengan pasar terbuka seperti saat sekarang, bukan hanya produk startup Indonesia yang bisa masuk ke pasar dunia, tapi produk luar negeri juga bisa masuk ke pasar nasional.

"Jadi, kita harus kompetitif. Artinya, kita harus kuat dalam ide dan kreativitas," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved