Bupati Kendal Targetkan 9 Persen Jalan Rusak Rampung Tahun 2022

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, perbaikan jalan penghubung Limbangan dan Singorojo ini bagian dari penyelesaian sisa 13 persen jalan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Sejumlah warga melintasi jalan licin di Desa Kedungboto sebagai akses penghubung Kecamatan Limbangan dengan Kecamatan Singorojo, Senin (6/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Anggaran Rp 7 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) reguler digelontorkan untuk memperbaiki 2,8 kilometer jalan penghubung Kecamatan Limbangan - Singorojo, Kabupaten Kendal yang rusak parah. Utamanya di wilayah Desa Kedungboto, Limbangan dan Desa Cening, Singorojo.

Selain melakukan pengecoran badan jalan, Pemerintah Kendal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga menangani longsoran, talut, dan jembatan.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, perbaikan jalan penghubung Limbangan dan Singorojo ini bagian dari penyelesaian sisa 13 persen jalan kabupaten yang belum tertangani.

Pihaknya menarget, pada tahun ini bisa menyelesaikan 8-9 persen, sisanya bakal ditangani pada 2023 mendatang.

"Tahun ini kami kebut kembali perbaikan jalan. Targetnya, 2023 mendatang semua jalan kabupaten sudah terselesaikan. Ini kewajiban saya menyelesaikan semua infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat," terangnya usai mengecek kondisi jalan di Desa Kedungboto dan Desa Cening, Senin (6/6/2022).

Menurut Dico, kondisi jalan yang melintasi dua desa tersebut dalam kondisi rusak parah. Dia meminta agar perbaikan dilakukan menyeluruh, mulai dari penanganan longsor, tanah yang bergerak, badan jalan, gorong-gorong, dan jembatan.

Dico meminta agar semua pihak memantau terus pekerjaan ini supaya sesuai dengan yang diharapkan. Masyarakat juga diminta untuk mengawasi proses perbaikan, dan tidak sungkan melaporkan kepada bupati jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Bupati berharap, nantinya setelah jalan selesai dibangun, jadi harapan baru bagi warga sekitar untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Misalnya, meningkatkan produktifitas pertanian, akses perekonomian jadi lancar, sektor wisata terangkat, serta menambah efisiensi semua sektor yang ada. 

"Sambil proses jalan ini dibangun, masyarakat bisa menyiapkan diri, kira-kira apa yang perlu didongkrak, yang bernilai jual dari hasil bumi maupun kerajinan untuk mengangkat nilai ekonomi masyarakat. Sehingga warga sekitar lebih maju," harapnya.

Dico meminta kepada petugas untuk memperbaiki akses jalan tersebut sebaik mungkin. Supaya masyarakat tidak kesulitan lagi dalam mengakses segala kebutuhan, baik dalam hal pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan sehari-hari.
 
"Perbaikan infrastruktur jalan ini jadi perhatian pemerintah daerah, tahun ini sampai 2023 akan kami selesaikan semua," janjinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved