Otomotif

Mobil Listrik Diyakini Akan Makin Digemari Setelah Formula E

Kendaraan bermotor listrik diyakini akan semakin digemari oleh para pecinta otomotif di Indonesia setelah perhelatan Formula E.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Replika mobil Formula E dipamerkan di kawasan Bunderan HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/5). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kendaraan bermotor listrik diyakini akan semakin digemari oleh para pecinta otomotif di Indonesia setelah perhelatan Formula E.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo.

Antusias masyarakat sangat tinggi ketika kejuaran mobil rendah emisi kelas dunia tersebut digelar pada Sabtu (4/6/2022) kemarin.

Baca juga: Mobil Listrik Toyota Meriahkan Acara Realizing Indonesia Net Zero Emission

Sehingga di jangka menengah dan panjang, bisa mempercepat perkembangannya.

"Dalam road map pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) yang disusun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kendaraan ini sangat potensial," katanya, Minggu (5/6/2022).
 

"Potensi sepeda motor listrik pada 2030 mencapai 13 juta unit.

Sementara mobil listrik, sampai ke 2,2 juta unit," lanjut Bamsoet dalam keterangannya.

Pada kesempatan serupa, ia pun mengatakan penggunaan energi listrik sebagai pengganti BBM secara signifikan mampu mengurangi konsumsi BBM dan beban subsidi yang harus ditanggung negara.

"Selama tahun 2014-2019, jumlah subsidi BBM mencapai Rp 700 triliun.

Pada APBN 2021, subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp 16,6 triliun," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved