Berita Semarang
10 Mahasiswa UPGRIS Lolos Program UNESCO
10 mahasiswa UPGRIS ikuti program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 10 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ikuti program Creative Youth at Indonesian Heritage Sites.
Creative Youth at Indonesian Heritage Sites merupakan program kolaborasi United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta dan Citi Indonesia tahun 2022.
Program yang dikenal pula deng
an nama "Kita Muda Kreatif" yang menargetkan ratusan wirausaha muda.
Program ini memberi dukungan pada wirausaha muda dengan cara meningkatkan kapasitas mereka dalam mengembangkan industri kreatif dan melestarikan warisan budaya.
Sebanyak 9 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) dan 1 mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) UPGRIS sukses mengikuti program tersebut.
Mereka ialah Heni Nur Laila di bidang seni pertunjukan, Ririn Antika di bidang seni pertunjukan, Nur Malisa Qothrunnada di bidang ilustrasi vektor, Anisa Indriandini di bidang seni pertunjukan, Melinda Sischa Indriana di bidang seni pertunjukan, Gesy Lutfiah Rosiah Oktaviana di bidang sanggar Kesenian, Linda Ayu Agustin di bidang seni nembang atau nyinden, Ivan Hafiz Widyantara di bidang seni rupa, Niatus Sholihah di bidang content creator, serta Aghnia Alivia Chairunnisa di bidang freelance model.
Linda Ayu Agustin salah satu peserta menuturkan jika ini merupakan pengalaman pertama mengikuti program Unesco.
"Semoga pengalaman nyinden saya setelah mengikuti program ini akan bertambah. Mampu menambah jaringan atau paguyuban seni nyinden di tanah air," imbuh Linda.
Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati, MHum, turut berbangga dengan capaian para mahasiswa PBSD UPGRIS yang telah lolos seleksi.
“Hal ini membuktikan bahwa capai prestasi akademik di kampus UPGRIS merata. Tidak hanya peringkat dosen saja akan tetapi mahasiswa juga berprestasi," ujarnya pada Senin (6/6/2022) di Kampus UPGRIS Semarang.
Hingga di tahun yang sama UPGRIS peringkat satu pada bidang pengabdian kepada masyarakat terbanyak di wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) VI.
Tidak hanya itu, pada bidang penelitian juga raih peringkat tiga seluruh Jawa Tengah.
"Semoga dengan berhasilnya sepuluh mahasiswa akan memberikan manfaat yang terbaik kelak di masyarakat. Selain itu, mereka juga dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa yang lain,” harap Suci. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/upgris-program-youth4.jpg)