Berita Sragen

Bukan Rp 160 Juta, Bupati Yuni Sebut Suwarti Pensiunan Guru SD Sragen Harus Kembalikan Gaji 90 Juta

Menurutnya, nilai pengembalian gaji Suwarti dari hitungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, tidak mencapai Rp160 juta

Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pensiunan guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Jetis, Kabupaten Sragen, Suwarti (61), mengaku diminta untuk mengembalikan gaji selama 2 tahun terakhir dengan total mencapai Rp160 juta.

Hal tersebut dibantah oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Menurutnya, nilai pengembalian gaji Suwarti dari hitungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, tidak mencapai Rp160 juta.

Melainkan hanya di kisaran angka Rp90-an juta.

Baca juga: Bu Guru Suwarti di Sragen Diminta BKN Kembalikan Gaji Ratusan Juta Rupiah, Bupati Beri Solusi

"Jumlahnya tidak sesuai yang beliau katakan, kalau hitungan kami Rp90-an juta tidak sampai Rp160 juta," ucap Yuni kepada TribunSolo.com, Senin (6/6/2022).

Yuni mengatakan pihaknya kini tengah mengupayakan mediasi antara Suwarti dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurutnya, harus ada penjelasan lengkap soal permintaan pengembalian gaji Suwarti selama dua tahun mengajar hingga  mengapa yang bersangkutan dinilai tak berhak mendapatkan uang pensiunan oleh BKN. 

"Dengan kejadian seperti ini kami minta petunjuk ke BKN, langkah-langkahnya petunjuk BKN-nya saya minta untuk tertulis, ditunggu saja, kami tentu barangkali mungkin akan ada mediasi, jadi tunggu saja dari BKN," kata Yuni.

"Berjuang bersama-sama untuk keluarga Sragen, makanya untuk BKN datang agar lebih jelas kronologi dari keluar keputusan ini," imbuh Yuni.

Yuni mengatakan upaya pemecahan permasalahan antara BKN dan Suwarni sudah coba dilaksanakan.

Keduanya sudah beberapa kali dijadwalkan bertemu untuk membicarakan kasus ini.

Tiga kali Suwarti diajak duduk bersama untuk memberikan penjelasan dengan mengajak BKN, namun yang bersangkutan berhalangan hadir.

"Sekarang dengan kejadian seperti ini untuk kita ini lebih untuk petunjuk dari BKN, kami berharap BKN dapat hadir di Sragen bisa memberikan penjelasan dan juga Bu Suwardi tidak lagi terjadi miskomunikasi," ujar Yuni.

Dia mengatakan pengembalian gaji tersebut wajib dilakukan karena sudah ditetapkan.

Namun Yuni mengaku siap membantu Suwarti selaku pensiunan guru jika tak mampu mengembalikan gaji tersebut.

"Kalau beliau tidak bisa mengembalikan, harus ada donatur yang membayarkan, Bupati siap," tegasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Beda Hitungan, Bupati Yuni Sebut Pensiunan Guru SD Sragen Cuma Harus Kembalikan Gaji Rp90 Juta

Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved