Astra Motor Jateng

Spion itu Mengganggu atau Membantu? Simak Penjelasannya!

Spion mempunyai fungsi sebagai instrumen penting penunjang keselamatan dalam berkendara.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Atur posisi spion 1/3 bagian terlihat lengan, 2/3 terlihat objek di belakang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Bikers seringkali melupakan pentingnya kegunaan atau fungsi dari spion. Tterutama bikers muda yang memiliki minat untuk memodifikasi motor yang mengganti part dari produk aftermarket berdasarkan kesan keren atau kekinian sehingga kurang memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanan sepeda motor saat dikendarai.

Dengan didasari pemikiran awam bahwa spion ini mengganggu pandangan dan terlihat tidak keren, banyak bikers yang masih memilih melakukan penggantian spion menjadi lebih kecil dan memindah posisinya. Bahkan mencopot spion sehingga melupakan unsur keselamatan berkendara yang #Cari_Aman.

Atur posisi spion 1/3 bagian terlihat lengan, 2/3 terlihat objek dibelakang
Atur posisi spion 1/3 bagian terlihat lengan, 2/3 terlihat objek dibelakang (IST)

Faktanya, spion mempunyai fungsi sebagai instrumen penting penunjang keselamatan dalam berkendara. Penggunaan spion yang benar dapat membantu kita secara cepat melihat, memantau kondisi di belakang, dan mengukur jarak dengan pengendara lain sehingga bisa mempunyai inisiatif jika ada bahaya dari arah belakang. Bahkan spion juga memudahkan pengendara saat mundur berada diparkiran yang padat.

Alfian Dian Pradana selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng menerangkan bahwa pabrikan sudah mendesain spion sedemikian rupa. Mulai dari bentuk, ukuran bahkan pertimbangan untuk dapat melihat dengan jelas objek di belakang pengendara agar nantinya spion itu bisa berfungsi secara maksimal dan menyelamatkan bikers dari bahaya yang tidak terlihat dibelakang. Sehingga sebenarnya tidak perlu ada penggantian spion pada sepeda motor.

Akan tetapi jika penggantian spion itu diperlukan atau diinginkan, berikut tips & trik untuk memilih dan memasang spion supaya tetap nyaman melihat objek di belakang:

Menggunakan dimensi spion dari pabrikan

Posisi spion jangan melebihi lebar handlebar/setang

Atur sudut pandang bagian cermin dari spion terlihat 1/3 bagian terlihat lengan atau bagian tubuh pengendara

Sisa 2/3 luas cermin spion memuat situasi bagian belakang dari motor

Pastikan pemasangan spion yang tidak menimbulkan getaran pada spion yang akan membuat mata cepat lelah

Cermin spion memiliki desain permukaan cembung sehingga mampu menangkap objek lebih banyak dibelakang dan memendarkan cahaya lampu sorot lampu depan pengendara lain dari belakang jika malam hari.

Sebelum bikers memulai mengendarai ada baiknya bikers mengkonfirmasi keselamatan. Memastikan tidak adanya bahaya dari arah belakang dengan menengok ke kanan. Dibantu dengan menarik bahu ke belakang agar pandangan situasi di belakang lebih luas sehingga informasi lebih lengkap diketahui. Perlu diketahui cermin spion memiliki area yang terbatas menampilkan seluruh kondisi belakang. Tapi spion sangat membantu jika membutuhkan melihat cepat kondisi di belakang yang terdekat dengan kendaraan kita

“Bila ingin berpindah lajur selalu memeriksa kondisi belakang dengan menggunakan spion. Keuntungannya adalah cepat mengetahui kondisi di belakang sehingga keputusan dan reflek akan sangat berpengaruh dalam keadaan berkendara dengan begitu kita tetap mengutamakan #Cari_Aman saat berkendara,” ujar Alfian. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved