Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Otomotif

Beda Jenis Beda Perawatan, Berikut Cara Perawatan Filter Udara Sepeda Motor dari Astra Motor Jateng

Menurut Fachrul Reza, Technical Instructure Astra Motor Jateng, filter udara jenis viscous wajib diganti jika terkena terendam air

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Filter udara tipe viscous pada sepeda motor Honda Vario 125, Sabtu (11/6/2022). 

TRIBUNJATENG.CO, SEMARANG - Teknologi pada sepeda motor terus berkembang mengikuti zaman.

Komponen pada kendaraan juga semakin canggih. Satu di antara pada sistem filter udara.

Part tersebut biasanya berdampingan dengan karburator ataupun throttle body.

Pada kendaraan keluaran 1990 hingga 2000 an filter udara filter udara utama berbahan kertas dengan tipe dry.

Baca juga: Hampir Tiap Tahun Hamil, Terungkap Alasan NM Simpan 7 Janinnya di Rantang, Ibu Kos Merinding

Baca juga: Jadwal Semifinal Indonesia Masters 2022 Ginting vs Axelsen, Apri/Fadia Vs Malaysia, Minions Vs China

Kini part tersebut bertipe viscous, khususnya pada sepeda motor keluaran terbaru.

Dua tipe filter udara itu miasih dijual di pasaran sebagai part fast moving.

Tapi perlu diperhatikan, meski kedua part tersebut hampir sama, namun beda perawatan.

Menurut Fachrul Reza, Technical Instructure Astra Motor Jateng, filter udara jenis viscous wajib diganti jika terkena terendam air.

"Pada sepeda motor terbaru jenis filter udaranya viscous, filter tersebut wajib diganti jika kendaraan terendam air," paparnya, Sabtu (11/6/2022).

Dilanjutkannya, filter udara viscous berbahan kertas yang sudah dilumuri cairan khusus.

"Fungsi cairan tersebut filter lebih optimal menjaring kotoran," jelasnya.

Karena telah dilapisi cairan, Fachrul mengatakan, filter viscous tidak boleh dibersihkan.

"Jika dibersihkan menggunakan kompresor atau dicuci, pori-pori filter akan terbuka, dan tidak akan maksimal menangkap kotoran," terangnya.

Ia menyarankan, filter tipe viscous wajib diganti jika mengalami kerusakan.

"Untuk penggantian filter disarankan setiap 16 ribu kilometer," ujarnya.

Jika filter tipe viscous tidak boleh dibersihkan, lainy halnya pada jenis filter dry.

Ditambahkannya, filter dry masih aman disemprot dengan angin kompresor untuk dibersihkan.

"Namun jika kondisi filter sangat kotor, dan kertas rusak harus diganti," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved