Berita Kriminal

Pelaku Ngaku Anggota Polisi, Rampas Handphone Bocah Bawah Umur di Pekalongan, Ditangkap di Bandung

Pelaku mengaku anggota Polri menggondol dua handphone bocah bawah umur di Jalan Merbabu, Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria saat menanyai tersangka kasus penipuan yang mengatasnamakan anggota kepolisian, Senin (13/6/2022). 
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kasus penipuan dengan mengaku sebagai anggota Polri kembali terjadi di Kabupaten Pekalongan.
Kali ini terjadi di Jalan Merbabu, sebelah barat Pendopo Kantor Bupati Pekalongan.
Adapun pelakunya adalah Yonathan Wurianto (34), warga Surabaya, Jawa Timur.
Korbannya dua anak di bawah umur yakni HSP (15) dan KNR (16).
Keduanya warga Desa Karyomukti, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, tersangka dalam menjalankan aksinya cukup nekat.
Sebab, salah satu korbannya sempat diajak ke depan Mapolres Pekalongan.
"Tersangka mengaku sebagai polisi."
"Pelaku mendekati dan mengatakan kepada kedua korbannya merupakan pelaku begal payudara," kata Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria kepada Tribunjateng.com, Senin (13/6/2022).
Pihaknya mengungkapkan, untuk meyakinkan korbannya, tersangka mengajak salah satu korbannya di depan Mapoles Pekalongan.
Di tempat itu, tersangka kemudian pura-pura menanyakan handphone korban, lalu mengambilnya. 
Setelah itu, meninggalkan korbannya dan menemui korban lainnya yang masih berada di Jalan Merbabu.
Hal yang sama dilakukannya yakni meminta handphone korban sebagai barang bukti, lalu pelaku langsung kabur.
"Pada saat kedua korban dimintai handphone, tidak bisa berbuat apa-apa karena tersangka mengenakan masker berlogo TNI Polri."
''Kasus ini terungkap setelah kedua korban menceritakannya kepada orangtua mereka."
"Merasa curiga, orangtua korban lalu melapor ke polisi,'' ungkapnya.
Mendapat laporan tersebut, anggota Satreskrim Polres Pekalongan langsung mencari pelaku sesuai ciri-ciri yang diketahui korban.
Pencarian terhadap pelaku pun dilakukan hingga ke Bandung, Jawa Barat lantaran informasinya tinggal di daerah itu.
Setelah menunggu beberapa hari, pelaku akhirnya tertangkap di rumah indekosnya.
"Tersangka sebelumnya pernah melakukan penipuan serupa dengan mengaku sebagai polisi di wilayah Surabaya sebanyak dua kali pada 2017 dan 2018."
"Target sasaranya juga sama, yakni mendapatkan barang berupa handphone dari korbannya," imbuhnya. 
AKBP Arief menambahkan, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP yakni penipuan dan ancaman pidananya paling lama empat tahun penjara.
Sementara itu, Yonathan tersangka kasus penipuan mengaku, dalam aksinya dia bersama teman wanitanya mengambil tiket nonton sepak bola di Bandung, lalu menuju ke Surabaya berkendara sepeda motor.
Ketika melintas di Kabupaten Pekalongan, sempat mampir di SPBU dan menemukan masker berlogo TNI Polri.
"Kemudian, saya terbersit untuk melakukan penipuan dan ketika di Jalan Merbabu bertemu dengan kedua korban."
"Aksi ini pun saya lakukan," katanya. (*)
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved