Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Pj Bupati Batang Lantik 34 Kepala Desa Hasil Pilkades Serentak dan PAW

Para kades tersebut merupakan calon terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap I sebanyak 32 orang dan hasil Pilkades Pergantian An

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
dina indriani
Sebanyak 34 Kepala Desa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki di pendopo Pemkab setempat, Senin (13/06/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, melantik dan mengambil sumpah 34 kepala desa (kades) di pendapa Pemkab setempat, Senin (13/6/2022).

Para kades tersebut merupakan calon terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahap I sebanyak 32 orang dan hasil Pilkades Pergantian Antarwaktu (PAW) 2 orang.

Para kades hasil Pilkades akan menjabat hingga 2028, sedangkan kades PAW menjabat hingga 2025.

Lani mengatakan, pelaksanaan Pilkades serentak tahap I yang digelar di 32 Desa di 14 kecamatan berjalan dengan aman dan lancar.

"Memang ada sedikit komplain selisih suara, tapi itu sudah diselesaikan, dan tidak masalah," kata Lani, seusai pelantikan.

Dia berharap, para kades baru itu bisa segera melaksanakan tugasnya dengan berkonsolidasi dengan masyarakat dan merangkul semua elemen.

"Segera laksanakan tugas di desa, abaikan perbedaan kemarin yang mendukung mau pun tidak saat Pilkades, semua masyarakat dirangkul bersama-sama semangatnya membangun desa," ujarnya.

Dia juga mengingatkan kades yang baru dilantik agar lebih jeli dan taat aturan dalam menggunakan dana desa (DD), mengingat selama ini banyak laporan ke Pemkab hingga ke KPK terkait DD yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi kades.

"Bahkan ada kades yang memegang sendiri dana desa dan menggunakan sesuai keinginannya tanpa mempertimbangkan ketentuan maupun kebutuhan dari desanya," ungkapnya. (din)

Pemancing Terserempet Kereta Api di Wiradesa

KAJEN - Seorang pemancing yang belum diketahui identitasnya terserempet kereta api di Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/6) sore. Sebagian potongan tubuh koban ditemukan di bawah jembatan Sungai Sengkarang. Tim SAR gabungan masih mencari bagian tubuh korban lainnya.

Andre (27), warga sekitar mengatakan, pemancing yang terserempet kereta api itu jenis kelamin laki-laki. "Informasinya yang diterima kejadian tersebut sekitar pukul 15.00. Identitasnya (korban) belum diketahui," kata Andre kepada Tribun Jateng.

Dia mengungkapkan, tubuh pemancing terlempar ke Sungai Sengkarang, Kabupaten Pekalongan. "Badannya terlempar ke sungai, namun di lokasi yang ditemukan hanya kakinya," ungkapnya.

Tim gabungan dari BPBD, SAR Bumi Santri, PMI Kabupaten Pekalongan, dan sukarelawan SAR masih mencari keberadaan korban. "Kami menerima laporan pemancing terserempet kereta api dan badannya terjebur ke sungai Sengkarang, (Minggu) sekitar pukul 16.00. Kemudian tim gabungan, melakukan operasi SAR pencarian di lokasi yang diduga pemancing terlempar," kata Nidhom, anggota SAR Bumi Santri.

Dalam kesempatan terpisah, Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbianto, membenarkan kejadian tersebut. "Kejadian sekitar pukul 14.04, lokasi di petak jalan Sragi, Pekalongan. Berdasarkan keterangan dari masinis 130A (Dharmawangsa) Pasar Sene-Surabaya Turi tertemper orang di Km 90+8/9 (jembatan) jalur hulu antara Sragi-Pekalongan," katanya.

Dia menegaskan, jalur kereta api termasuk pada jembatan adalah area steril. “Sama sekali tidak diperkenankan ada aktivitas lain, selain kereta api,” katanya. (dro/TRIBUN JATENG CETAK)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved