Berita Narkoba

Karyawan Swasta Warga Purbalingga Ditangkap Polisi, Dua Tahun Konsumsi Sabu, Pesannya Via WhatsApp

Karyawan swasta warga Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga ditangkap polisi karena nyabu. Pesan via WhatsApp sejak 2020.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
POLRES PURBALINGGA
Pria berinisial RTP (30) karyawan swasta warga Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga digelandang ke ruang tahanan dalam kasus narkoba, Rabu (15/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Satresnarkoba Polres Purbalingga menangkap pria berinisial RTP (30), karyawan swasta warga Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Tersangka ditangkap saat membawa paket narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Pujiono mengatakan, tersangka ditangkap berikut barang bukti 0,3 gram sabu.

Baca juga: Lika-liku Vaksinasi Booster di Purbalingga, Sampai Sekarang Belum Bisa Capai Target 30 Persen

Baca juga: DAU 2021 Kabupaten Purbalingga Berkurang Rp 100 Miliar Karena Dipengaruhi Pandemi Covid-19

Baca juga: Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Serayu Purbalingga, Berusia Kira-Kira 30 Tahun

Baca juga: Ini Dia Daftar SMA SMK Terbaik di Purbalingga, Rujukan PPDB 2022

"Saat ditangkap, tersangka didapati membawa sabu."

"Kemudian kami bawa ke Polres Purbalingga untuk dilakukan proses lebih lanjut," jelas Wakapolres kepada Tribunjateng.com, Rabu (15/6/2022).

Dijelaskannya, tersangka ditangkap saat petugas melakukan observasi dan penyelidikan di wilayah Kecamatan Mrebet, Jumat (27/5/2022) malam.

Saat itu, petugas mendapati gerak-gerik seorang pria yang mencurigakan.

Ketika diperiksa didapati barang bukti sabu ada padanya.

Barang bukti yang disita yaitu satu paket plastik klip transparan berisi serbuk putih diduga sabu dengan berat kotor sekira 0,3 gram.

Kemudian satu bungkus bekas snack nabati warna kuning, satu kartu ATM BRI warna biru, satu pipet, satu alat hisap sabu, satu tas cangklong, satu handphone, dan satu sepeda motor.

"Tersangka diketahui membeli sabu secara online."

"Kemudian setelah barang dikirim digunakan sendiri atau bersama teman-temannya," jelasnya.

Dari keterangan tersangka ia sudah sejak 2020 mengkonsumsi sabu.

Barang tersebut dipesan melalui aplikasi WhatsApp kepada seseorang yang tidak dikenal.

Setelah pembayaran melalui transfer dilakukan, barang dikirim sesuai kesepakatan.

Wakapolres menambahkan, kepada tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (*)

Baca juga: Ini Agenda Terdekat KPU Kota Semarang, Tahapan Pemilu 2024 Sudah Siap Dilaksanakan

Baca juga: Pentas Purnama Puisi di Atas Awan USM-PWI Jateng Bawa Audiens Berselancar di Lorong Sejarah

Baca juga: Borobudur Marathon Siap Dikerjasamakan dengan Berlin Marathon

Baca juga: Tretan Muslim Ungkap Kali Pertama Bertemu Dustin Tiffani: Nih Orang Ngga Jelas!

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved