Berita Kendal

Perempuan HKTI Jateng Salurkan 100 Paket Sembako kepada Penyandang Disabilitas Kendal

HKTI melalui perempuan tani HKTI Jawa Tengah mulai menyalurkan bantuan paket sembako.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
Istimewa
Perempuan tani HKTI Jawa Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melalui perempuan tani HKTI Jawa Tengah mulai menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas.

Perempuan tani HKTI Jawa Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022).
Perempuan tani HKTI Jawa Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022). (Istimewa)

Bantuan pertama berupa 100 paket sembako diberikan kepada Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022).

Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jawa Tengah, Nur Faisah mengatakan, bantuan ini diberikan atas program Germas Segelas Beras untuk Disabilitas yang dicanangkan Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Dengan maksud, kepedulian terhadap penyandang disabilitas yang membutuhkan uluran tangan. 

Kata dia, masing-masing paket berisi beras, mie instan, dan telur guna mencukupi kebutuhan makanan sehari-hari. 

"Program ini baru pertama kali dilakukan di Jawa Tengah dan PPSDM Ngudi Rahayu merupakan Panti pertama yang mendapatkan bantuan tersebut," terangnya.

Faisah mengungkapkan, bantuan ini disalurkan HKTI Pusat melalui Ketua Umum Pertani HKTI Dian Novita untuk disalurkan ke daerah-daerah.

Di Jawa Tengah, penyaluran bantuan akan dilaksanakan setiap bulan berpindah-pindah kabupaten atau kota. 

Pada Juli nanti, katanya, bantuan akan diberikan ke panti asuhan disabilitas Sragen. Baik diberikan kepada penyandang disabilitas mental, maupun penyandang disabilitas fisik. 

Faisah berharap, program ini memberikan bermanfaat kepada masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan uluran tangan.

Dengan harapan, aksi ini menjadi gerakan nasional dan diikuti berbagai kalangan masyarakat. 

"Program Germas Segelas Beras Disabilitas ini akan terus berjalan sepanjang 2022 hingga 2024 mendatang. Dengan maksud, guna menunjang program pemerintah dalam merealisasikan pemenuhan pangan nasional dan daerah," ujarnya. 

Kepala PPSDM Ngudi Rahayu, Moch Faizin mengatakan, bantuan ini akan menambah stok keperluan para ODGJ di panti asuhan. 

"Kami sangat berterima kasih karena HKTI peduli terhadap penyandang disabilitas mental. Ada 187 pasien yang kami rawat, ada beberapa yang sudah sembuh dan dikembalikan kepada keluarga. Memang kami batasi agar tidak overload," tegasnya. (*)

Perempuan tani HKTI Jawa Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022).
Perempuan tani HKTI Jawa Tengah menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (PPSDM) Ngudi Rahayu di Desa Salamsari, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada, Senin (20/6/2022). (Istimewa)
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved