Berita Karanganyar

21 Tempat Usaha Disegel di Gedongan Karanganyar, Alih Fungsi Tanah Bengkok Desa Tak Sesuai Prosedur

21 tempat usaha di atas tanah bengkok perangkat desa telah disegel oleh anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar pada Selasa (21/6/2022).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Petugas Satpol PP Kabupaten Karanganyar menutup dan menyegel Black Arion Cafe yang berada di Jalan Adi Sumarmo Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - 21 tempat usaha yang berdiri di atas tanah bengkok perangkat desa di Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, disegel oleh petugas Satpol PP Kabupaten Karanganyar.

Penyegelan itu lantaran perizinan tidak sesuai prosedur yang berlaku. 

Berdasarkan informasi, 21 tempat usaha tersebut telah disegel oleh anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar pada Selasa (21/6/2022).

Mulai dari usaha tempat penjualan tanaman hias, kafe, rumah makan, penjualan ikan, hingga gudang rongsok. 

Baca juga: Letkol Inf Andri Army Kini Jabat Sebagai Dandim 0727 Karanganyar Yang Baru

Baca juga: Bus Eka dan Truk Terlibat Kecelakaan di Tol Kebakkramat Karanganyar

Baca juga: Pemkab Karanganyar Akan Melakukan Penataan Jalur Pendakian Gunung Lawu di Cemoro Kandang Tawangmangu

Kabid Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Joko Purwanto menyampaikan, semua tempat usaha tersebut terpaksa disegel lantaran perizinannya tidak sesuai prosedur. 

"Perdes (peraturan desa) belum ada."

"Belum ada rekomendasi dari Pemkab Karanganyar soal alih fungsi lahan," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (22/6/2022). 

Kades Gedongan, Tri Wiyono mengungkapkan, tanah bengkok milik perangkat desa tersebut disewa dengan durasi berbeda-beda.

Ada yang per tahun, 3 tahun, dan 5 tahun.

Para penyewa telah diundang untuk koordinasi dengan jajaran Pemkab Karanganyar guna memberikan pengertian terkait prosedur penggunaan tanah bengkok untuk tempat usaha. 

"Semuanya (21 tempat usaha) disegel."

"Nanti dari pihak penyewa akan mengajukan pembukaan kembali dengan syarat membuat permohonan dan proposal."

"Dari Pemkab Karanganyar (prosedurnya) seperti itu," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (22/6/2022). 

Pihaknya bersama BPD telah melakukan rapat guna pembahasan mengenai Perdes guna alih fungsi lahan sembari menunggu adanya Perbup Karanganyar yang mengatur terkait itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved