Berita Sragen

Modus Baru Pencurian Sepeda di Masjid saat Jamaah Salat Subuh di Sragen

Syauful berusaha menarik dan menurunkan kembali sepeda itu karena bukan milik TW. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Solo
Ilustrasi MALING. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Selasa (12/5/2022) waktu fajar, sebagian umat Islam di Dukuh Kajog Desa Karanganyar, Plupuh, Sragen berbondong-bondong ke masjid Miftakhurahman untuk menunaikan salat Subuh. 

Sepeda gunung warna hitam milik Sutimin terparkir  di pinggir jalan depan pintu gerbang. 

Bukannya ikut beribadah, TW (40) warga Kelurahan Tipes, Serengan, justru mengintai barang beharga jamaah. 

Ia diam-diam menaikkan sepeda angin milik Sutimin ke atas bronjong di sepeda motor Mio untuk dibawa kabur. 

Tapi TW kali ini kurang beruntung. Aksinya ketahuan warga, Syauful Huda yang berusaha menarik dan menurunkan kembali sepeda itu karena bukan miliknya. 

"Atas kejadian tersebut, selajutnya korban menginformasikan warga hingga sampai kepada petugas Polsek Plupuh guna pengusutan lebih lanjut, " kata Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso, Rabu (22/6/2022) 

Polisi melakukan penyelidikan hingga patroli tiap hari, terutama menjelang atau pada saat waktu Salat Subuh. 

Akhirnya polisi mendapat informasi dari warga bahwa ada seorang laki-laki mencurigakan karena identik dengan ciri-ciri pelaku, yaknib mengedarai sepeda motor matic dengan membawa sebuah bronjong warna hijau. 

Petugas Unit Reskrim Polsek Plupuh bersama Unit Resmob Polres Sragen lantas menghadang pria itu dan mengintrogasinya. 

Pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya. Ia telah mengambil sebuah sepeda angin di Masjid Miftakurahman di Dukuh Kajog Desa Karanganyar, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. 

Tak hanya itu, jam terbangnya ternyata cukup tinggi. Ia juga telah mencuri sepeda angin di sejumlah wilayah di antaranya di wilayah Kecamatan Plupuh sebanyak 10 kali, di wilayah Kecamatan Masaran sebanyak 5 kali, wilayah Kecamatan Kalijambe 2 kali, wilayah Kaliyoso sebanyak 8 kali, wilayah Kecamatan Sidoharjo sekali, wilayah Kabupaten Sukoharjo 2 kali, wilayah Klodran 2 kali dan wilayah Serenan sekali. 

Tersangka dijerat dengan Pasal 362 tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved