Berita Nasional

Presiden Jokowi Akan Dikawal 39 Personel Pasukan Elite Paspampres saat Kunjungi Rusia dan Ukraina

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi Ukraina dan Rusia. Sebanyak 39 personel dari pasukan elite Paspampres disiapkan untuk mengawal.

Biro Pers Sekretariat Presiden/LAILY RACHEV
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (10/5/2022), sekitar pukul 21.40 waktu setempat, atau Rabu (11/5) pukul 08.40. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi Ukraina dan Rusia.

Sebanyak 39 personel dari pasukan elite Paspampres disiapkan untuk mengawal.

Jokowi dijadwalkan akan menemui Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv dan Presiden Vladimir Putin di Moskow pada akhir Juni 2022 ini.

Baca juga: Kedatangan Jokowi Ke Rusia Disebut Media Asing Sangat Penting

Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Mayjen Tri Budi Utomo mengatakan pasukan elite yang mengawal Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kyiv, Ukraina dibagi menjadi tiga tim, yakni tim utama, tim penyelamatan, dan tim advance atau tim pendahulu.


Total personel yang akan diterjunkan berjumlah 39 orang.

Tim utama adalah tim yang melekat pada Presiden Jokowi, berjumlah 19 orang.

"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau (Jokowi) ada 19, ditambah matannya (tim penyelamatan) sendiri 10 (orang) di sana. Berarti 29 (orang), ditambah dengan 10 orang yang sudah stand by di sana," kata Tri saat dihubungi, Kamis (23/6/2022).

Tri mengatakan personel Paspampres yang diterjunkan mengawal Presiden Jokowi itu juga dibekali sejumlah peralatan canggih, mulai dari helm, rompi antipeluru, hingga senjata laras panjang.

Bahkan pihak Ukraina, kata Tri, memperbolehkan Paspampres membawa senjata laras panjang dengan amunisi tidak terbatas.


”Ukraina sudah memberi kita keleluasaan membawa senjata laras panjang sesuai jumlah personel Paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas,” katanya.

 
Tri mengaku percaya diri dalam melakukan pengamanan presiden meski kedua negara tersebut saat ini masih berperang.

Paspampres terdiri dari sejumlah pasukan elit yang dimiliki TNI mulai dari Kopassus (TNI AD), Detasemen Jalamagkara/Denjaka (TNI AL), dan Kopaskhas/Kopasgat (TNI AU).

”Paspampres ini banyak terdiri dari pasukan pasukan khusus juga sehingga Alhamdulillah kita juga tidak terlalu khawatir karena Paspampres ini ada dari Kopassus, ada dari Denjaka, ada dari Paskhas. Alhamdulillah kita percaya diri,” katanya.

Dalam melakukan pengawalan Presiden, Paspampres juga berkoordinasi dengan pihak KBRI di negara yang menjadi tujuan lawatan Presiden.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved