Berita Semarang

Semangat Para Pesepeda untuk Menyelesaikan Perjalanan 508 Kilometer ke Semarang Kurang dari 24 Jam

Perjuangan peseda Mabes Polri untuk memecahkan rekor Muri dan dunia tidaklah mudah.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Pesepeda dari Mabes Polri melakukan perjalanan menuju Semarang. Mereka dapat menyelesaikan target waktu tempuh kurang dari 24 jam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perjuangan peseda dari Mabes Polri untuk memecahkan rekor Muri dan dunia bersepeda sejauh 508 Kilometer dari lapangan Bhayangkara Jakarta Selatan hingga Akademi Kepolisian (Akpol) tidaklah mudah, Minggu (26/6/2022). 

Peserta harus mengejar waktu kurang dari 24 jam untuk sampai di Akpol. Hujan lebat di tengah perjalanan tidak membuat  peserta berhenti.

Semangat mereka terlihat setelah sam

Pesepeda dari Mabes Polri melakukan perjalanan menuju Semarang. Mereka dapat menyelesaikan target waktu tempuh kurang dari 24 jam.
Pesepeda dari Mabes Polri melakukan perjalanan menuju Semarang. Mereka dapat menyelesaikan target waktu tempuh kurang dari 24 jam. (Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

pai di Akpol. Mereka masih tampak bugar meski telah menempuh jarak ratusan kilometer.

Peserta yang ikut bersepeda tidak hanya anggota kepolisian. Masyarakat umum juga ikut menjadi menyelesaikan misi tersebut.

Bahkan, ada juga peserta yang telah lansia ikut bersepeda dari Jakarta hingga Semarang.

Tino Latuhero (60) satu diantara peserta dari kelompok masyarakat umum menuturkan persiapan yang dilakukan tim membutuhkan waktu lama. Mulai dari penerimaan hingga proses latihan.

"Penerimaan sudah beberapa bulan sebelum dimulai. Kami lakukan verifikasi mulai dari mengikuti profil instagram peserta itu dan pola latihan," ujar dia.

Menurutnya,l pada perjalan tersebut yang dianggapnya paling susah ada menyamakan presepsi antar pesepeda.

Sebab peserta yang ikut berpartisipasi berasal dari berbagai kelompok yakni atlet, kelompok komunitas, dan anggota.

"Untuk menyamakan presepsi, kami lakukan latihan bersama. Tujuannya agar kompak saat perjalanan mulai dari menyamakan kecepatan dan memberikan semangat kepada yang  mulai kelelahan," ujarnya.

Dikatakannya agar mencapai target,  tim tidak terlalu lama beristirahat saat sampai di checkpoint.

Tim hanya berhenti sebentar untuk memulihkan stamina.

"Total ada 9 Checkpoint. Kalau masih segar badan tidak terlalu lama berhenti. Paling di dua checkpoint kami berhenti satu jama untuk makan siang dan malam," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved