Berita Cilacap
Fasilitas Pengolahan Sampah RDF Cilacap Mampu Mengolah Sampah Segar 120-160 Ton Per Hari
Fasilitas pengolahan sampah menjadi RDF di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap merupakan yang pertama di Indonesia
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Fasilitas pengolahan sampah menjadi RDF di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap merupakan yang pertama di Indonesia.
Fasilitas ini memiliki kapasitas pengolahan sampah segar 120-160 ton per hari dengan kadar air di atas 50 persen dan menghasilkan 70 ton per hari produk RDF.
Fasilitas pengolahan sampah menjadi RDF telah beroperasi penuh sejak diresmikan pada 21 Juli 2020.
"Ini adalah contoh memanfaatkan sampah menjadi energi (waste-to-energy) dan dimanfaatkan oleh SBI sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap Sri Murniati kepada Tribunbanyumas.com dalam rilis, Senin (27/6/2022).
Tujuannya mewujudkan kemampuan mengelola sampah dengan bijak agar lebih bermanfaat bagi kehidupan dan lingkungan yang lestari.
Selain itu juga memberikan nilai tambah bagi keberlanjutan masa depan yang lebih baik.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) sebagai unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berpartisipasi dalam Kongres Sampah II Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Desa Bugisan, Paseban, Candi Kembar-Candi Plaosan, Klaten, Sabtu - Minggu (25-26/6/2022).
Kongres ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dukungan SBI sebagai operator dalam pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif di pabrik semen adalah bukti nyata komitmen dalam penggunaan energi yang rendah emisi, ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam upaya mewujudkan ekonomi sirkular.
Kerjasama lintas pemangku kepentingan yang terjalin dalam proyek RDF di Cilacap ini, diharapkan dapat terus berlangsung dan diterapkan di lebih banyak daerah di Indonesia.
Lilik Unggul Raharjo, Direktur Utama SBI mengatakan peran lain SBI sebagai pelaku usaha dalam upaya pengurangan sampah adalah dengan pendampingan masyarakat bersama Pemkab Cilacap.
Dengan melakukan edukasi untuk membudayakan perilaku mengurangi timbunan sampah dari rumah, termasuk memilah sampah dari rumah serta pendampingan pembentukan bank sampah.
Saat ini terdapat 12 Bank Sampah yang menjadi komunitas dampingan CSR SBI melalui pilar SBI Lestari.
Ragam kegiatan yang ada di bank sampah antara lain memilah sampah dari rumah yang masih memilki nilai ekonomis.
Memanfaatkan sampah organik kompos atau pupuk, serta pemanfaatan kertas bekas semen untuk kantong multi fungsi.
Selain itu, juga dilakukan pemanfaatan sampah plastik sebagai campuran pembuatan paving oleh komunitas Bank Sampah sebagai alternatif pemanfaatan sampah bernilai ekonomis.(jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Salah-satu-pemanfaatan62022.jpg)