Berita Nasional

Bertemu Macron di KTT G7, Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Ukraina

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas upaya Presiden Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina.

Editor: m nur huda
SETKAB via DW INDONESIA
Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Joko Widodo saat pertemuan bilateral di Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021). Adapun, Jokowi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan pertemuan di sela KTT G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022). Keduanya membahas berbagai hal termasuk situasi di Ukraina. 

TRIBUNJATNG.COM, ELMAU – Presiden Jokowi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan pertemuan di sela KTT G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022). Keduanya membahas berbagai hal termasuk situasi di Ukraina.

Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk berupaya mendorong perdamaian agar krisis pangan yang melanda dunia tidak makin memburuk. 

“Kita semua paham situasi sangat kompleks. Namun kita perlu terus upayakan penyelesaian secara damai. Jika perang berlanjut, krisis pangan yang terjadi saat ini akan makin memburuk,” ucap Presiden Jokowi seperti dikutip dari www.presiden ri.go.id.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas upaya Presiden Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas tentang Presidensi G20 Indonesia. Presiden Macron sampaikan kembali dukungan kuat terhadap presidensi Indonesia dan yakin bahwa G20 akan sukses dan dapat menghasilkan kerja sama konkret.

Sebagai tanggapan, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas dukungan Prancis.

Terakhir, Presiden Jokowi menyampaikan upaya penguatan bilateral Indonesia dan Prancis, baik di bidang ekonomi maupun di bidang pertahanan dan industri strategis.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Macron yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.

Setelah menghadiri KTT G7, Presiden Jokowi dijadwalkan akan mengunjungi Ukraina. Misi ke Ukraini adalah untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian. Perang harus dihentikan karena berkaitan dengan rantai pasukan pangan yang harus diaktifkan kembali.

Setelah mengunjungi Ukraina, Presiden Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.(*KompasTV)
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved