Berita Sragen

Warga Sragen Bisa Laporkan Pelanggaran Perda Melalui Aplikasi Dijaga Sukowati

Masyarakat Sragen semakin mudah untuk melaporkan berbagai pelanggaran Perda.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Satpol PP Sragen tertibkan reklame ilegal, (13/6/2022) lalu 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Masyarakat Sragen semakin mudah untuk melaporkan berbagai pelanggaran Perda yang ditemui di lapangan. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sragen Agus Winarno,  melaunching aplikasi “SIJAGA SUKOWATI” di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sragen pada Rabu (22/06/2022) lalu.

Aplikasi tersebut itu untuk meningkatkan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat di Kabupaten Sragen.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Agus Winarno menyatakan, “SIJAGA SUKOWATI” memudahkan masyarakat menyampaikan aduan, laporan dan masukan terkait pelanggaran Perda serta gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Adapun aplikasi  SIJAGA SUKOWATI dapat diakses tanpa harus mengunduh di Playstore/App Store, hanya dengan masuk ke browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Edge, dll)  dan cukup ketik alamat http://sijagasukowati.sragenkab.go.id.

Setelah SIJAGA SUKOWATI berhasil dibuka tap button “LAPORKAN ADUAN”, setelah itu masukkan detail aduan sesuai dengan form yang tersedia. 

Jika perlu, lampirkan bukti foto, jika form sudah diisi dengan lengkap, tap button “KIRIMKAN ADUAN”.

Jika pengiriman aduan berhasil, pengguna akan dibawa ke halaman detail aduan untuk menunggu proses verifikasi oleh admin.

Pelayanan yang ada dalam aplikasi SIJAGA SUKOWATI ini diantaranya form aduan, detail aduan, status aduan dan laporkan melalui whatsapp.

“Dengan SIJAGA SUKOWATI memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan aduan dimanapun dan kapanpun tanpa harus datang ke kantor,"katanya

Sistem Informasi ini dapat diakses menggunakan perangkat komputer ataupun smartphone melalui peramban yang tersedia. 

Dengan begitu, aduan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan lebih efektif dan efisien. Sehingga masyarakat tidak harus membuat surat aduan yang rumit untuk menyampaikan aduan. Tenang saja, informasi data diri pengadu juga akan tetap dirahasiakan sehingga keamanannya terjaga. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved