Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Wakil Menteri Perdagangan Undang Investor Kripto Masuk ke Indonesia

Wamendag Jerry Sambuaga menjadi pembicara dalam seminar yang bertemakan Asian Blockchain Comunity dan Development di Malaysia.

Editor: rival al manaf
istimewa
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat berbicara soal potensi Kripto di Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM -  Wamendag Jerry Sambuaga menjadi pembicara dalam seminar yang bertemakan Asian Blockchain Comunity dan Development di Malaysia.

Dalam acara yang berlangsung selama 2 hari sejak 24 Juni sampai dengan 25 Juni 2022 itu, Wamendag mendapatkan kesempatan menjadi pembicara utama pada tanggal 24 Juni 2022.

Dalam kesempatan tersebut Wamendag menjelaskan kemajuan dan arah perdagangan kripto yang juga marak di Indonesia.

Jerry Sambuaga menekankan perdagangan kripto diatur oleh Bappebti dibawah Kementerian Perdagangan karena kripto di Indonesia dikategorikan sebagai komoditas dan bukan uang.

Baca juga: Video Kakek-kakek Tertangkap Mencuri Helm di Pasar Blauran Kota Salatiga

Baca juga: Grand Final Superchallenge Super Esports Series Season 2 Berlangsung Seru 

Baca juga: Beli BBM Subsidi per 1 Juli 2022 Masih Bisa Bayar Pakai Uang Tunai

"Rupiah tetap merupakan alat tukar yang berlaku di Indonesia sesuai undang-undang," terangnya.

Pada seminar yang diadakan secara hybrid (fisik dan online) dengan peserta dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Canada, New Zealand dan Eropa, DR Jerry juga mengundang para pelaku kripto Indonesia untuk terus berinovasi dan melakukan edukasi bagi masyarakat agar bisa memanfaatkan kripto sebagai salah satu instrumen investasi.

Kepada para pelaku kripto di luar Indonesia, Wamendag mengundang mereka untuk berinvestasi dan masuk sebagai pelaku industri kripto di Indonesia.

Lebih lanjut Jerry menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar masa depan yang potensial dengan bonus demografi yang mendukung pengembangan industri kripto.

Indonesia juga akan memiliki bursa kripto yang bertujuan untuk melindungi pelaku kripto baik dari sisi konsumen kripto , trader dan developer koin atau token.

Konsep ini penting karena hanya dengan memberikan kepastian dan perlindungan untuk semua maka industri kripto bisa maju.

"Kita tidak bisa membendung teknologi, tapi kita bisa memilih apa yang baik dan tidak dengan memberikan edukasi yang cukup dan perlindungan yang jelas bagi seluruh stakeholder industri," bebernya.

Industri kripto di Indonesia berkembang sangat cepat dengan peningkatan transaksi per 31 Desember 2021 mencapai total 835 Tilyun rupiah ( USD 700 Mil USD ) dan jumlah investor tercatat mencapai 12.5 juta user.

Baca juga: Sergio Alexandre Sanjung Bhayangkara FC Jelang Lawan PSIS di Babak 8 Besar Piala Presiden

Baca juga: Pinjaman Daerah Rp 150 Miliar Disarankan Satu Kali Termin, Begini Mekanisme Pencairannya

Baca juga: Dishub Kota Semarang Ciduk Pak Ogah yang Memukul Kaca Mobil Saat Mengatur Lalu Lintas di Wotgandul

Hal itu disampaikan Wamendag dalam diskusi panel bersama Mr David Rhoades, Global Marketing Lead Monetary Authority of Singapore (MAS) dan
Mr Harpreet, Malaysia Blockchain Association.

Diakhir kesempatan Wamendag juga menjawab beberapa pertanyaan dari peserta seputar antusiasme para pelaku tentang peluang investasi dan arah pengembangan kripto di Indonesia.

Acara diakhiri dengan foto bersama para pelaku kripto dan harapan bahwa industri kripto di Asia khususnya Indonesia, Malaysia , dan Singapura bisa menyamakan visi untuk perkembangan kedepan. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved